Babel Segera Berangkatkan Tim Bangun Masjid di Lombok

‎Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan memberangkatkan tim ke Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara

Babel Segera Berangkatkan Tim Bangun Masjid di Lombok
Bangka Pos / Dedi Qurniawan
Suasana rapat pembahasan‎ pembanguna masjid dan bantuan ke NTB, Senin (3/9/2018). Rapat berlangsung di rumah dinas Wakil Gubernur Bangka Belitung. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA- ‎Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan memberangkatkan tim ke Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tim akan membantu penanganan korban gempa dan membangun satu unit masjid di sana.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel Mikron Antariksa mengatakan, Babel akan memberangkatan sekitar 30 orang.

"Bantuannya berupa uang untuk didirikan masjid," kata Mikron di sela rapat pembahasan rencana Pembangunan Masjid dan Bantuan ke Nusa Tenggara Barat (NTB) di rumah dinas Wakil Gubernur Babel, Senin (3/9/2018).

Mikron mengatakan, tim akan mulai berangkat Selasa (4/9/2018) besok untuk menyurvei lapangan dan memesan bahan material yang dibutuhkan. Tim juga akan langsung mendirikan dapur umum dan melakukan pendampingan ke masyarakat.

"Satu dusun di sana akan kami libatkan dan kami angkat menjadi dusunnya Bangka Belitung untuk saat itu," ucap Mikron.

Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan menjelaskan, pihaknya akan memberangkatkan tim yang terdiri dari berbagai pihak seperti TNI, Polri, Pemerintah, organisasi keagamaan, dan sejumlah tukang. Pembangunan masjid akan dilakukan gotong royong melibatkan warga sekitar.

"Model masjidnya sudah saya lihat, mereka minta masjidnya dari kayu, dan berbentuk panggung. Tadi saya lihat RAB-nya itu sekitar Rp 230-an juta. Mudah-mudahan ini bisa segera,"kata Erzaldi seusai rapat.

Dia menjelaskan, pihaknya juga akan membawa bantuan yang disalurkan oleh PGRI Babel. Bantuan ini akan diutamakan untuk diserahkan bagi pembangunan rumah guru yang ada di Lombok Utara.

"Tadi sudah saya sampaikan, untuk dicek ada tidak di sana rumah guru di desa tersebut. Nanti akan kami utamakan rumah guru, baru masyarakat lainnya," ucap dia.(*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help