Kepala Dinas Banyak Tak Hadir Hanya Diwakilkan, DPRD Bangka Tengah Batal Bahas RAPBD Perubahan 2018

Anggota Komisi III DPRD Bangka Tengah batal melaksanakan rapat pembahasan RAPBD-P tahun 2018,

Kepala Dinas Banyak Tak Hadir Hanya Diwakilkan, DPRD Bangka Tengah Batal Bahas RAPBD Perubahan 2018
Bangka Pos / Riki Pratama
Wakil DPRD Bangka Tengah Samsu Khairil 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Anggota Komisi III DPRD Bangka Tengah batal melaksanakan rapat pembahasan RAPBD-P tahun 2018, setelah lima Kepala dinas dari PU, Bappeda, Kominfo, Perumahan, kawasan Pemukiman, perhubungan dan DLH tidak menghadiri pembahasan APBD perubahan, pada Senin (3/9/2018) di Gedung DPRD.

Sehingga pada akhirnya, pihak DPRD menghentikan rapat yang telah dijadwalkan itu.

Wakil DPRD Bangka Tengah Samsu Khairil mengatakan bahwa pada rapat tadi, semua anggota Komisi III hadir untuk pembahasan APBD perubahan, namun karena pihak Dinas tak semuanya hadir sehingga mereka membatalkanya.

"Ini kita laksanakan setelah sebelumnya di sampaikan Bupati di rapat akan dibahas pada lintas Komisi berdasarkan mitra masing masing, dengan Komisi III,"kata Samsu kepada wartawan, Senin (3/9/2018)

Namun ia menyayangkan mengenai, tidak hadirnya kepala Dinas dalam pembahasan APBD-P itu, sehingga membuat lama pekerjaan dan penyelesaianya.

"Berdasarkan undangan telah kita sampaikan sebelumnya, pembahasan akan dilaksanakan hari Senin ini, dan pada Jumat sore telah disampaikan kepada OPD masing masing, tetapi hari ini, kepala dinasnya berada di luar daerah semua,"ujarnya

Akibat dari banyaknya kepala dinas yang tidak hadir, dan hanya ada perwakilan, pihak DPRD pun tidak bisa melanjutkan rapat terkait pembahasan APBD-P itu, yang berkaitan dengan kegiatan di Pemerintahan Bangka Tengah.

"Akhirnya dari lima dinas itu tidak ada semuanya sehingga kita batalkan, ada hanya satu dari dinas Perhubungan yang kepala dinasnya izin, karena menunaikan ibadah haji, tetapi yang lainya DL ke Jakarta,"lanjutnya

Menurut politisi PDIP ini, pembahasan APBD-P sangatlah penting karena menyangkut kepentingan orang banyak, sehingga sudah seharusnya dibahas cepat dan tepat pada waktunya.

"Ini menyangkut kepentingan, karena di komisi belum membahas otomatis badan anggaran belum bisa melaksanakan pembahasan, kita sangat menyesalkan, seharusnya sudah sering disampaikan,agar lebih proaktif dalam hal yang berkaitan kepentingan masyarakat, semua sama sama penting,"ujarnya

Kedepan, Samsu mengharapkan Bupati memberikan peringatan kepada anak buahnya agar bisa hadir dan disiplin untuk menghadiri jadwal yang telah di tentukan oleh DPRD.

"Kedepanya Bupati harus memberikan peringatan kepada anak buahnya, jangan sampai bupati menyalahkan terlambat membahas perubahan ini, tetapi kenyataan inilah yang terjadi,"tukasnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved