Empat Tersangka Ditetapkan Karena Melakukan Pencurian Kerak Timah

Sat Reskrim Polres Bangka Barat menetapkan empat orang tersangka dalam kasus tindak pidana pencurian di Oven Plant Unit Metalurgi PT.Timah, Tbk

Empat Tersangka Ditetapkan Karena Melakukan Pencurian Kerak Timah
Ist
Kempat pelaku tindak pidana pencurian di Oven Plant Unit Metalurgi PT.Timah, Tbk Kecamatan Muntok Bangka Barat diamankan Sat Reskrim Polres Bangka Barat 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Sat Reskrim Polres Bangka Barat menetapkan empat orang tersangka dalam kasus tindak pidana pencurian di Oven Plant Unit Metalurgi PT.Timah, Tbk Kecamatan Muntok Bangka Barat.

Mereka adalah LA (44), JU (38), SY (34) warga Kampung Tanjung Sawah Kelurahan Tanjung, dan NU (35) warga kontrakan yang berada di Gang Ledeng Kampung Siderojo Kelurahan Sungaidaeng Kabupaten Bangka Barat.

" Keempat pelaku pencurian ini merupakan tenaga yang dikontrak PT. Timah sebagai tukang untuk melakukan pekerjaan membangun bangunan yang berada dilokasi Oven Plant milik Unit Metalurgi PT. Timah Kecamatan Muntok Kabupaten Babar," jelas Kasat Kasat Reskrim AKP Rais Muin, seizin Kapolres Bangka Barat kepada awak media, Selasa (4/9)

AKP Rais menjelaskan, keempat pelaku melakukan aksinya dimulai tanggal 19, 26 dan 28 Agustus 2018 kemarin. Pada saat sepi pelaku bergantian mulai mengambil sedikit demi sedikit kerak timah yang berada di Oven Plant.

Kemudian dikumpulkan dengan cara disembunyikan di dalam pasir yang sengaja dibuat lubang didekat mereka bekerja membuat bangunan.

"Pada hari Sabtu, (1/9) pelaku sepakat mengeluarkan lempengan tersebut karena ada kesempatan yang mana mandor para pelaku yang menyewa mobil pick up menyuruh untuk membuang sampah dan kayu-kayu yang sudah tidak terpakai lagi dari lokasi tersebut serta membawa pasir, berapa sak semen dan kayu papan untuk memperbaiki got yang berada di perumahan, adanya kesempatan tersebut pelaku segera memasukan lempengan timah ke dalam bak mobil pick up dengan cara di timbun dengan pasir sehingga tetap rapi tanpa sepengetahuan mandor," Beber AKP Rais

Dia melanjutkan, aksi keempat pelaku dicurigai satpam yang bertugas saat melewati pos.

Setelah periksa ternyata pasir dalam bak mobil tersebut tidak berani diturunkan oleh pelaku dan akhirnya dibongkar secata paksa.

Ternyata setelah dibongkar terdapat lempengan yang dicuri, pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Bangka Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

" Atas kejadian ini kerugian yang dialami sekitar Rp 18 juta dan petugas berhasil mengamankan lempengan kerak yang kurang lebh 180 kg, dua skop dan satu unit mobil kijang pick up warna hitam dengan NoPol BN 9523 LD," ungkap AKP Rais (*)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help