PT Timah Suplai 1,5 Ton Zirkor ke Batan

Sampai saat ini perusahaan plat merah tersebut masih terus menyuplai zirkon yang menjadi bahan dasar pembuat uranium.

PT Timah Suplai 1,5 Ton Zirkor ke Batan
Istimewa
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, berkunjung ke Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Senin (03/09/18) kemarin 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM  -- PT Timah Tbk menyuplai 1,5 ton Zirkon atau mineral ikutan dari timah selain pirit, kuarsa, ilmenit, galena, bismut, arsenik, stibnit, kalkopirit, xenotim, dan monasit ke Badan Tenaga Nuklir Nasinoal (Batan) Jakarta.

Zirkon tersebut kemudian diolah secara bertahap hingga menjadi urniaum yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi nuklir.

Kepala Pusat Teknologi Galian Nuklir, Yaryainto mengatakan, saat ini pasokan Zirkon sangat minim dan terbatas. Ini dikarenakan minimnya aturan yang membatasi perdagangan Zirkon.

Namun Yarianto bersyukur, sampai saat ini perusahaan plat merah tersebut masih terus menyuplai zirkon yang menjadi bahan dasar pembuat uranium. Bahkna tahun ke tahun jumlahnya terus meningkat.

"Tahun ini PT Timah menyuplai 1,5 ton Zirkon, dan alahmdulillah tahun ke tahun jumlahnya terus meningkat meski ditengah keterbatasan. Harusnya ada aturan supaya logam tanah jarang tersebut tidak dimonopolikan," ujar Yari kepada wartawan, Senin (3/9/2018) kemarin.

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved