KPU Pastikan Tak Ada Mantan Napi Koruptor Jadi Bacaleg di Kabupaten Bangka

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka H Zulkarnain Alujudin, memastikan tidak ada bakal calon legislatif (bacaleg) mantan napi

KPU Pastikan Tak Ada Mantan Napi Koruptor Jadi Bacaleg di Kabupaten Bangka
bangkapos/nurhayati
H Zulkarnain Alijudin 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka H Zulkarnain Alujudin, memastikan tidak ada bakal calon legislatif (bacaleg) mantan napi koruptor, mantan napi kasus pelecehan seksual maupun mantan napi bandar narkoba yang diusulkan partai-partai politik di Kabupaten Bangka untuk menjadi bacaleg pada Pemilu 2019 nanti.

"Kalau untuk di Kabupaten Bangka tidak ada mantan napi koruptor, pelecehan terhadap anak maupun bandar narkoba. Kalau daerah lain setahu saya di Belitung Timur ada mantan napi koruptor yang jadi bacaleg," kata Zulkarnain, Selasa (4/9/2018) kepada bangkapos.com.

Terkait tiga mantan napi yang mendaftarkan sebagai bacaleg tersebut ia menegaskan KPU Kabupaten Bangka tetap berpegang pada Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota di Pemilu 2019.

PKPU menjadi pedoman KPU melaksanakan tahapan pencalonan Anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota di Pemilu 2019. Dimana di PKPU itu mengatur mengenai larangan mantan koruptor maju sebagai caleg. Aturan itu tertera pada pasal 7 ayat 1 huruf H berbunyi bukan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak atau korupsi.

"Kalau kami di daerah tetap berpegang pada PKPU tersebut," tegas Zulkarnain.

Namun pihaknya masih menunggu keputusan uji material yang dilakukan Mahkamah Agung terhadap bacaleg mantan napi koruptor.

Menurut Zulkarnain Daftar Caleg Sementara (DCT) untuk Kabupaten Ban sgkaudah diumumkan dimana batas waktu laporan dari masyarakat sudah berakhir. Diakuinya ada satu laporan masyarakat mengenai bacaleg yang dilaporkan menjadi penyuluh agama tetapi sudah ada surat pengunduran diri dari bacaleg tersebut sebelumnya.

"Ada satu laporan dimana ada bacaleg yang dilaporkan masyarakat sebagai penyuluh agama tetapi tidak masalah karena persyaratan berkasnya sudah lengkap. Beliau sudah mengundurkan diri sebagai penyuluh agama," kata Zulkarnain yang tak mau menyebutkan dari parpol mana.

Saat ini lanjutnya KPU Kabupaten Bangka melaksanakan tahapan Pemilu Legislatif 2019 nanti menuju Daftar Caleg Tetap (DCT) yang akan diumumkan pada tanggal 20 September 2018 nanti.

Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved