Warga Desa Sungkap Pertanyakan Pembangunan TPA, Karena Wilayahnya Tidak Masuk Dalam RTRW

Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional belum juga mendapatkan kejelasan hingga saat ini.

Warga Desa Sungkap Pertanyakan Pembangunan TPA, Karena Wilayahnya Tidak Masuk Dalam RTRW
Dok/bapos
Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Bangka Tengah, Kartina 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional belum juga mendapatkan kejelasan hingga saat ini.

Sebelumnya sebulan lalu belasan warga Desa Sungkap, sudah mendatangi kantor DPRD Provinsi Babel, terkait Desa mereka yang akan menjadi lokasi pembangunan TPA dan dianggap tidak masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Karena warga berpikir ada dampak negatif, selain itu kami juga melihat juga wilayah ini tidak masuk tata ruang RT/RW untuk pembangunan TPA, selain alasan lain, yaitu dampak negatif seperti bau,"jelas Rahmat Hidayat tokoh masyarakat Desa Sungkap, kepada wartawan, Selasa (4/9/2018)

Ia menambahkan, bahwa berdasaran pemetaan desa mereka tidak masuk dalam RTRW kawasan untuk pembangunan TPA, tetapi itu adanya di daerah Desa Jelutung yang juga ditolak oleh warganya.

"Setiap daerah itu, ada di tentukan apakah masuk dalam kawassan industri atau kawasan lainya, tetapi disini desa kami tidak, yang masuk itu Jelutung, yang masuk saja menolak, sedangkan kami yang tidak masuk kok menerima,"lanjutnya

Ditambahkan Rahmat rencana pembangunan lokasi TPA akan dibangun pada perbatasan Desa Sungkap dan Desa Celuak Dusun Air Kuning, Kecamatan Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah.

"Berdasarkan peta wilayah masuk Sungkap, kami meminta kepastian apakah jadi dibangun, karena gembor gembornya tetap dilaksanakan di daerah Dusun Air Kuning,"ungkapnya

Sementara Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Bangka Tengah, Kartina mengatakan bahwa saat ini, pihaknya masih menunggu kepastian dari pihak Provinsi dan masyarakat sekitar terkait lokasi pembangunan TPA.

"Saat ini masih berproses menunggu kepastian dari pihak Provinsi, karena yang akan melakukan pembangunannya itu pihak Provinsi,"jelasnya

Ia menambahkan, lokasi sebelumnya Desa Jelutung telah mendapatkan penolakan oleh warga dan saat ini, lokasi Dusun Air Kuning, Desa Celuak diharapkan disetujui warga dan menjadi lokasi pembangunan TPA.

"Pihak Kabupaten hanya menyiapkan lokasinya, tetapi saat ini belum ada perkembangannya,"lanjutnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help