4 Sektor Industri yang Paling Rentan Terkena Dampak akibat Rupiah Melemah

Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini mempengaruhi sektor-sektor industri di Indonesia.

4 Sektor Industri yang Paling Rentan Terkena Dampak akibat Rupiah Melemah
ilustrasi barang-barang elektronik 

Proyek kelistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan kapasitas 15.200 megawatt juga terkena dampaknya yakni ditunda sampai batas waktu tertentu.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan mengatakan bahwa penundaan ini berkaitan dengan anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, Rabu (5/9/2018) pagi.

Proyek yang rencananya selesai pada tahun 2019 mendatang ini akhirnya ditunda antara tahun 2021 sampai 2026.

3. Pedagang komputer dan barang-barang elektronik

Smartphone
Digital Trends
Smartphone

Dikutip dari Banjarmasin Post, pedagang komputer di Banjarmasin merasakan kenaikan harga laptop atau komputer jinjing.

Komputer dan semua barang elektronik paling cepat dipengaruhi fluktuasi nilai tukar rupiah karena semua barang ini adalah barang impor.

Hal itu disampaikan oleh Yuriandi, pemilik Toko Info Komputer di Jalan Soetoyo S Banjarmasin.

"Hampir semua jenis produk laptop, netbook, printer, proyektor dan lainnya harganya naik terdampak pelemahan rupiah," ujar Yuriandi.

4. Motor dan mobil

Deretan merek mobil yang memberikan diskon menarik.
Otomania.gridoto.com
Deretan merek mobil yang memberikan diskon menarik.

Seperti halnya sektor pertama, industri mobil dan motor juga bisa kena dampaknya.

Dikutip dari Kompas.com, produsen mobil dan motor sudah mulai bersiap-siap untuk menaikkan harga.

Harga mobil dan motor kemungkinan akan dinaikkan antara 2 sampai 3 persen.

(*)

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help