Cadangan Devisa Hingga Angka Kemiskinan, Ini Beda Melemahnya Nilai Rupiah 1998 dan 2018

Pelemahan Rupiah juga terjadi pada masa krisis moneter tahun 1998 di era pemerintahan presiden Soeharto.

Cadangan Devisa Hingga Angka Kemiskinan, Ini Beda Melemahnya Nilai Rupiah 1998 dan 2018
Tribunnews.com
Ilustrasi: Warga menunjukkan uang kertas rupiah baru tahun emisi 2016 usai melakukan penukaran di Blok M Square, Jakarta, Senin (19/12/2016). 

BANGKAPOS.COM - Rupiah masih melemah di angka 14.938 per Dolar Amerika setelah semalam sempat tembus di angka 15.029.

Dilansir dari data Bank Indonesia, pelemahan Rupiah juga terjadi pada masa krisis moneter tahun 1998 di era pemerintahan presiden Soeharto.

Dihimpun data dari Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS) ada beberapa perbedaan terkait lemahnya nilah tukar Rupiah pada tahun 1998 dan 2018.

Baca: Rupiah Melemah, Ekonom dan Mantan Menteri Sebut Ada yang Tak Beres Pada Perekonomian Indonesia

1. Rupiah terdepresiasi

Pada tahun 1998 Rupiah terdepresiasi 254%.

Pada September 1997 Rupiah berada di 3.030, lalu Sept 1998 naik tajam menjadi 10.725.

Sedangkan pada tahun 2018, rupiah terdepresiasi sebesar 11% dari 13.345 menjadi 14.815/USD

Kalau pelemahan rupiah pada tahun 2018 seperti 1998, seharusnya rupiah mencapai 47.241/USD pada September 2018

Baca: Kurs Rupiah Terpuruk, Sejumlah Tokoh Buka Suara, Sebut Angka Berbahaya Hingga Ucapkan Selamat

2. Cadangan Devisa

Pada 1998 cadangan devisa Indonesia sebesar 23,61 miliar Dolar sedangkan pada tahun 2018 cadangan devisa sebesar 118,3 miliar Dolar

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help