Dituduh Tak Kembalikan 3.226 Barang Milik Negara, Roy Suryo Sebut Itu Fitnah Untuk Jatuhkan Dirinya

Roy Suryo menduga ada motif politik dibalik permintaan pengembalian 3.226 unit Barang Milik Negara (BMN) milik Kemenpora.

Dituduh Tak Kembalikan 3.226 Barang Milik Negara, Roy Suryo Sebut Itu Fitnah Untuk Jatuhkan Dirinya
TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Roy Suryo 

BANGKAPOS.COM - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo memberikan tanggapan mengenai surat dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang dilayangkan kepada dirinya.

Surat tersebut meminta Roy Suryo mengembalikan 3.226 unit Barang Milik Negara (BMN).

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Rabu (5/9/2018), Roy Suryo menduga ada motif politik dibalik permintaan pengembalian BMN Kemenpora tersebut.

Dirinya juga menyebut surat tersebut adalah fitnah untuk menjatuhkan nama baiknya.

Baca: Kurs Rupiah Terpuruk, Sejumlah Tokoh Buka Suara, Sebut Angka Berbahaya Hingga Ucapkan Selamat

"Ini adalah fitnah untuk menjatuhkan martabat serta nama baik saya di tahun politik ini," ujar Roy Suryo.

Roy Suryo membantah dirinya masih membawa sebanyak 3.226 unit BMN Kemenpora.

"Terhadap aset BMN Kemenpora sebanyak 3.226 unit yang disebutkan-sebutkan masih saya bawa, padahal tidak sama sekali," ujar Roy Suryo kepada Kompas.com, Selasa (4/9/2018) malam.

Roy Suryo enggan berkomentar lebih lanjut dan menyerahkan hal ini kepada kuasa hukumnya, Tigor P Sumipatung.

Baca: 2 Tahun Kenal, Hilang Kontak, Akhirnya Dijodohkan, Begini Kisah Cinta Kartika Putri dan Habib Usman

"Untuk selanjutnya, silahkan hubungi kuasa hukum saya Bapak Tigor P. Simatupang karena fitnah ini sudah sangat politis dan tendensius," jelas Roy Suryo.

Diketahui sebelumnya telah beredar surat dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang berisi permintaan pengembalian Barang Milik Negara (BMN) kepada Roy Suryo.

Dalam surat tersebut, BMN yang belum dikembalikan Roy Suryo sewaktu menjabat sebagai Menpora berjumlah 3.226 unit.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help