Kematian Guru Cantik Sri Devi yang Dibunuh Suaminya Direkonstruksi, Begini Penyebab Kematiannya

Sebenarnya ini masuk ranah tehnis penyidikan. Namun kami sampaikan bahwa adanya kekerasan pada salah satu bagian tubuh

Kematian Guru Cantik Sri Devi yang Dibunuh Suaminya Direkonstruksi, Begini Penyebab Kematiannya
ist
Tersangka Fariansyah alias Fari (24), saat rekontruksi memperagakan cara membekap dan mencekik korban, Sri Devi hingga akhirnya tewas. rekontruksi digelar, Rabu (5/9/2018) di Mapolres Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Rekonstruksi kasus kematian guru cantik SDN Desa Bintet Belinyu Bangka, Sri Devi alias Devi (34), digelar di Mapolres Bangka, Rabu (5/9/2018).

Sekitar 30 adegan reka ulang diperagakan oleh suami korban, Fariansyah alias Fari (24), si tersangka pembunuhnya.

Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian kepada BangkaPos Groups, Rabu (5/9/2018) memastikan, perkara ini sudah masuk dalam tahap penyidikan.

Penyidik kepolisian bahkan sudah mengirimkan surat perintah dimulai penyidikan (SPDP) kepada pihak kejaksaan.

"Sudah tahap penyidikan, SPDP sudah kita kirimkan ke pihak kejaksaan. Saat ini penyidik sedang melengkapi berkas penyidikan," kata Sophian.

Mengenai apa saja barang bukti (BB) yang didapatkan polisi dan bakal diajukan ke jaksa atau persidangan nanti, Sophian tak menjelaskan secara rinci.

"Sedangkan BB yang diajukan itu teknis penyidikan, tidak bisa disampaikan (ke media). Namun yang pasti BB disita terkait dengan proses penyidikan perkara. Dan hari ini sudah dilakukan rekontruksi, 30 adegan," tegas Sophian.

Mengenai hasil otopsi yang dilakukan Tim Dokkes Mabes Polri, Dokkes Polda Babel dan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Bangka, pekan lalu? Sophian juga tak menjelaskan secara rinci karena itu bersifat rahasia.

"Sebenarnya ini masuk ranah tehnis penyidikan. Namun kami sampaikan bahwa adanya kekerasan pada salah satu bagian tubuh korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia," katanya.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help