Rupiah Melemah, Pemerintah Ketatkan Keluar Masuk Uang Asing, Lebih Rp 1 Miliar Bakal Kena Sanksi

Pemerintah Indonesia melakukan antisipasi dan mengetatkan pembawaan Uang Kertas Asing (UKA) baik ke dalam dan keluar negeri.

Rupiah Melemah, Pemerintah Ketatkan Keluar Masuk Uang Asing, Lebih Rp 1 Miliar Bakal Kena Sanksi
Tribunnews.com
ilustrasi dolar dan rupiah 

Pengaturan pembawaan UKA bukan merupakan kebijakan kontrol devisa.

Kebijakan ini menekankan pengaturan lalu lintas pembawaaan uang asing secara tunai.

Untuk itu bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) yang memerlukan pembawaan valuta asing di atas ambang batas pembawaan UKA tetap dapat melakukannya secara nontunai.

Dengan implementasi ketentuan pembawaan UKA diharapkan dapat mendukung efektivitas kebijakan moneter, khususnya dalam menjaga kestabilan Rupiah.

Rupiah 

Sempat tembus di level Rp 15 ribu, Rupiah ditutup Rp 14.985,95 per Dolar AS pada Selasa (4/8/2018) kemarin.

Pada perdagangan hari ini, Pukul 13.20 Wib, Rupiah berada di posisi Rp 14.980,00 per Dolar AS.

Presiden Joko Widodo yang saat ini diserang isu pelemahan Rupiah menegaskan, pelemahan nilai tukar terhadap dollar Amerika Serikat bukan hanya terjadi terhadap rupiah saja, tetapi juga mata uang negara lain.

"Tidak hanya negara kita, Indonesia, yang terkena pelemahan kurs, tidak hanya Indonesia," ujar Jokowi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (5/9/2018).

Menurut Jokowi, pelemahan rupiah saat ini lebih disebabkan sentimen dari eksternal, seperti kenaikan suku bunga The Fed, perang dagang antara China dan Amerika Serikat, dan krisis yang melanda Turki serta Argentina.

Halaman
1234
Penulis: teddymalaka
Editor: ediyusmanto
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help