Bupati Belitung Sebut Keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa Sudah Tidak Mau Mengakui

Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) sudah meminta instansi terkait untuk menginventarisir data orang yang mengalami gangguan jiwa

Bupati Belitung Sebut Keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa Sudah Tidak Mau Mengakui
Pos Belitung/Disa Aryandi
Bupati Belitung Sahani Saleh.

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM  - Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) sudah meminta instansi terkait untuk menginventarisir data orang yang mengalami gangguan jiwa secara detail. Selanjutnya data tersebut, akan di singkronisasikan kepada keluarga mereka.

"Memang semua nya punya keluarga, tapi pihak keluarga sudah tidak mau lagi mengakui mereka, itu masalahnya. Kami sudah sounding kemarin, bagaimana solusi terhadap penangan orang yang memiliki gangguan jiwa ini," kata Sanem kepada Pos Belitung, Kamis (6/9/2018)

DIkatakan Sanem pemerintah kini telah merencanakan agar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Marsidi Judono Kabupaten Belitung untuk segera dibangun ruangan perawatan orang yang mengalami gangguan jiwa.

Ruangan tersebut harus segera dibangun lantaran Balai Kesehatan Jiwa Masyarakat (BKJM) Provinsi Bangka Belitung yang ada di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), kini sangat terbatas.

"Ya terpaksa kita harus membuat sendiri, padahal setelah kami kroscek kemarin, banyak pasien ini dari Belitung Timur yang datang ke Tanjungpandan. Kami kemarin sedang usahakan, mungkin nanti melalui Dinas Sosial untuk dianggarkan pembuatan balai kesehatan itu. Nah tinggal problem sekarang ini, di SDM (Sumber Daya Manusia) nya yang harus dicari," pungkasnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved