Ditanya Bupati Belitung, Pemilik Arak di Jalan Air Ketekok Sebut Lokasi Pabriknya

Bupati Belitung menggerebek tempat penjualan arak milik Apen. Perbincangan antar keduanya cukup lama. Berbagai pertanyaan dilempar Sanem kepada Apen.

Ditanya Bupati Belitung, Pemilik Arak di Jalan Air Ketekok Sebut Lokasi Pabriknya
Pos Belitung/Disa Aryandi
Bupati Belitung H Sahani Saleh, Senin (3/9/2018) melakukan penggerebekan penjualan minuman arak di Jalan Air Ketekok, RT 10/03 Dusun Permai, Desa Air Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM  - Pemilik atau penjual minuman beralkohol (minol) berjenis arak di Jalan Air Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung Apen, Kamis (6/9/2018) sudah bertemu dengan Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem).

Adanya pertemuan tersebut, setelah Bupati Belitung menggerebek langsung tempat penjualan arak milik Apen. Perbincangan antar kedua orang itu terbilang cukup lama. Berbagai pertanyaan dilempar oleh Sanem kepada Apen.

Mulai lokasi pembuatan minuman arak, hingga bagaimana cara mendapatkan minuman tersebut. Namun sayangnya hanya sedikit informasi yang didapat oleh Sanem tentang letak pabrik arak yang ada di Belitung.

"Kami hanya diantar saja, karena yang punya (pabrik) arak itu tidak pernah memberitahukan dimana pabrik mereka. Dulu saya dikirim dari Bangka, tapi kata nya mereka sekarang sudah ada pabrik di Kembiri, cuma pastinya saya tidak tau, karena tidak pernah pergi," kata Apen.

Menurut Apen, pekerja atau pemilik pabrik arak tersebut bernama Asui dan pekerja ya didatangkan dari Bangka. Namun ia tidak bisa memastikan, dimana letak pabrik tersebut secara pasti lantaran setiap memesan minuman arak langsung diantar.

"Aku dengar-dengar di Kembiri pabriknya dekat tikungan, saya tidak pernah juga kesana (Kembiri). Biasa mereka hanya ngantar saja ke toko, kalau ngantar ke toko malam mereka. Mereka ngantar pakai mobil, kadang kalau sekali pesan tujuh, atau delapan derigen (derigen 20 liter) lah. Kalau habis, kami pesan setelah itu diantar mereka," ujarnya.

Terdapat dua jenis minuman arak yang dijual oleh Apen di dalam kemasan botol berukuran 600 mililiter (ML). Ada arak keruh dan ada yang benih, harga yang benih Rp 15.000,- perbotol dan yang keruh Rp 16.000,- perbotol.

"Itu yang masukin ke botol kami lah. Mereka drop arak itu dari Kembiri ke kami baru sekitar dua bulan belakang inilah, selama ini dari Bangka, dan saya tidak pernah bertanya pakai apa mereka kirim arak itu dari Bangka," bebernya.

Sebelumnya, Sanem melakukan penggerebekan penjual minuman arak tersebut atas inisiatif dirinya sendiri, setelah mendapatkan informasi masyarakat lantaran persoalan minuman arak tersebut, hingga kini tidak pernah tuntas.

Halaman
12
Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help