Ditanya Bupati Belitung, Pemilik Arak di Jalan Air Ketekok Sebut Lokasi Pabriknya

Bupati Belitung menggerebek tempat penjualan arak milik Apen. Perbincangan antar keduanya cukup lama. Berbagai pertanyaan dilempar Sanem kepada Apen.

Ditanya Bupati Belitung, Pemilik Arak di Jalan Air Ketekok Sebut Lokasi Pabriknya
Pos Belitung/Disa Aryandi
Bupati Belitung H Sahani Saleh, Senin (3/9/2018) melakukan penggerebekan penjualan minuman arak di Jalan Air Ketekok, RT 10/03 Dusun Permai, Desa Air Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. 

"Kami awalnya dapat informasi, terus saya ajak teman-teman pemuda pancasila lalu saya kesini. Ini harus ditindak, karena merusak generasi," tegas Sanem.

Seluruh minuman arak dan minuman beralkohol (minol), lantas diserahkan oleh Bupati Belitung ke Polres Belitung untuk ditindaklanjuti. Sedangkan toko penjual arak tersebut, langsung di police line oleh kepolisian. (*)

Susul ke rumah Pemilik Arak

Setelah melakukan penggerebekan di toko penjualan arak di Jalan Air Ketekok, RT 10/03 Dusun Permai, Desa Air Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Senin (3/9) Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) langsung mencari pelaku utama penjualan arak tersebut.

Pemilik jualan minuman bernama Apen itu, disusul oleh Sanem ke kediamannya terletak di Jalan Kapten Saridin, Kelurahaan Paal Satu. Namun tiba dirumah pribadinya itu, Sanem tidak menjumpai Apen, dan hanya menemukan seorang pekerja.

"Beliau (Apen) sudah dari tadi pergi nya, cuma tidak tau kemana, saya tidak ada nomor HP (Handphone) nya, saya punya pekerja dia," kata pekerja itu, saat ditanya Sanem kemarin.

Penjual minuman arak tersebut, dinilai sudah membuat resah masyarakat dan telah terkenal. Belum lagi persoalan minuman beralkohol (minol) berupa arak tersebut, hingga kini tidak kunjung selesai dikalangan masyarakat.

"Dan ini akan saya tindak sampai ke akar-akarnya, digerbek satpol PP muncul lagi, muncul lagi, nah sekarang saya yang mau menuntaskannya," kata Alkar.

Sanem mencurigai, penjualan arak disitu bukan baru, lantaran sudah terkenal. Ia juga menyakini bahwa penjualan minuman arak bukan hanya di tempat Apen saja, namun ada ditempat lain.

"Saya yakin, ini bukan hanya disini saja tapi ditempat lain. Sampai ke bahan baku pun, ini tetap saya cari. Kedepan penjualan juga akan kami berikan peringatan juga, karena ini sudah meresahkan dan merusak generasi muda, dan pemilik nya tetap akan saya cari," tegasnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved