Ngaku Mahasiswa Tapi Sudah 23 Motor Hilang di Kampus, Tersangka Terpaksa Dilumpuhkan

Perbuatan M Fikri Al Ashar (24) dan Adi Saputra (22) dengan menjadi spesialis pencurian motor diberbagai kampus di

Ngaku Mahasiswa Tapi Sudah 23 Motor Hilang di Kampus, Tersangka Terpaksa Dilumpuhkan
KOMPAS.com/ Aji YK Putra
Tersangka Fikri dan Adi yang merupakan spesialis pencurian motor di sejumlah kampus di Palembang. Dari pengakuan keduanya, mereka telah berhasil mencuri sebanyak 23 motor d kampus dengan menyamar sebagai mahasiswa, Rabu (5/9/2018). 

BANGKAPOS.COM -- Perbuatan M Fikri Al Ashar (24) dan Adi Saputra (22) dengan menjadi spesialis pencurian motor diberbagai kampus di Palembang, Sumatera Selatan akhirnya terhenti setelah timah panas polisi menembus kaki pemuda itu.

Fikri dan Adi diketahui setidaknya telah menggasak hingga 23 motor di kampus kawasan Ilir kota Palembang dengan berpura-pura menjadi mahasiswa.

Seperti di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Palembang, Univesitas Sriwijaya dan rumah kos kawasan Dwikora kecamatan Ilir Timur I Palembang.

Dikatakan Fikri, seluruh motor tersebut ia jual dengan harga bervariasi dari Rp 3 juta hinga Rp 4 juta ke kawasan Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

"Yang bertugas menjual Adi, saya hanya mengambil dan membawanya dari kampus. Kunci motor saya jebol pakai liter T," kata fikri saat menjalani perawatan di rumah sakit Bhayangkara Palembang, Rabu (5/9/2018).

BACA SELENGKAPNYA DISINI

Editor: ismed
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help