Pulang Kerja Suryani Dijambret, Diduga Kawanan Perampok Bagi Peran Buntuti dan Pura-pura Menolong

Suryani menjadi korban penjambretan (curas), di jalan Desa Padang baru RT 6, Kecamatan Pangkalanbaru, Bangka Tengah.

Pulang Kerja Suryani Dijambret, Diduga Kawanan Perampok Bagi Peran Buntuti dan Pura-pura Menolong
Bangkapos/irakurniati
Pos informasi perawat pada ruang cendrawasih RSBT Pangkalpinang, Kamis (6/9/2018) 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM  -- Suryani (54) hanya terbaring, usai dirinya dilarikan ke rumah sakit akibat peristiwa yang menimpanya kemarin. Dirinya menjadi korban penjambretan (curas), di jalan Desa Padang baru RT 6, Kecamatan Pangkalanbaru, Bangka tengah, Rabu (5/9/2018) kemarin.

Wajahnya lebam dan mata bagian kanannya bengkak sehingga tak dapat membuka matanya. 

Kepada bangkapos.com, anak perempuan Suryani yang bernama Rina menjelaskan kejadian yang dialami oleh ibunya kemarin, sekitar pukul 13.00 WIB.

"Kemarin pas ibu saya pulang kerja, dia lewat jalan situ. Tiba-tiba ada yang nabrak dari belakang. Lalu ibu jatuh. Pas ibu teriak minta tolong, orang itu langsung berpura-pura menawarkan pertolongan." ujar Rina saat menemani ibunya di ruang cendrawasih 5 RSBT Pangkalpinang, Kamis (6/9/2018).

Namun bukan malah ditolong, ketika Suryani terjatuh dari sepeda motornya, Seorang laki-laki yang juga menggunakan sepeda motor itu merampas tas milik Suryani. 

Menurut Rina, laki-laki yang menabrak motor milik Suryani diduga melakukan perbuatannya secara sengaja. Suryani yang merasa kesakitan, lantas dibawa ke rumah sakit dibantu perangkat desa dan bhabinkamtimbas setempat.

"Biasanya tidak pernah dia (suryani--red) lewat jalan situ. Gak tau pas hari itu lewat sana. Kata ibu pelakunya satu orang laki-laki. Rumahnya kan di desa Padang baru. Langsung dibawa ke rumah sakit. Tangan sebelah kanan nya seperti bergeser tulangnya. Kami juga masih menunggu hasil dari dokter juga." ucap Rina.

Akibat kejadian itu, Suryani kehilangan satu buah tasnya yang berisi dua unit handphone dan uang sebesar Rp 800 ribu.

Sementara itu, Kapolsek Pangkalanbaru, AKP Dedy Setiawan ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mendapati laporan dugaan tindak pencurian dengan kekerasan. Tak lama polisi pun langsung mendatangi lokasi bersama bhabinkamtibmas setempat.

"Kemarin anggota Polsek Pangkalanbaru bersama bhabin langsung kesana (lokasi kejadian--red) dan melakukan penelusuran di sekitar lokasi untuk melakukan profiling pelaku. Diduga korban ini sudah dibuntuti oleh pelaku." ujar AKP Dedy Setiawan, seizin Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono Septana, Kamis (6/9/2018).

Selanjutnya, pihak Polsek Pangkalanbaru akan melakukan penyelidikan kasus tersebut dan berupaya untuk mencari pelaku. 

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help