Tak Punya Kendaraan Pria Ini Nekat Curi Motor

Feriza (34) pelaku curanmor yang sempat meresahkan masyarakat kini harus meringkuk di sel tahanan Mapolsek Belitung.

Tak Punya Kendaraan Pria Ini Nekat Curi Motor
Bangka Pos / Dede Suhendar
Feriza (34) pelaku curanmor di wilayah Tanjungpandan diamankan di Mapolsek Tanjungpandan, Kamis (6/9/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Feriza (34) pelaku curanmor yang sempat meresahkan masyarakat kini harus meringkuk di sel tahanan Mapolsek Belitung.

Hanya karena alasan tidak memiliki kendaraan untuk berangkat kerja, warga Desa Aik Rayak, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung itu nekat mencuri sepeda motor.

‎Pria yang akrab dipanggil Apet itu mencuri motor terparkir di sebuah kantor yang beramalat di Telex Dalam, Desa Aik Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (31/8/2018) pekan lalu.

"Saya sudah dua bulan berhenti kerja di sawit, dak punya uang bayar kredit motor‎ jadi ditarik dealer. Jadi saya ngambil motor orang untuk carik kerja lagi," ujarnya kepada posbelitung.co, Kamis (6/9/2018).

Sebelum melancarkan aksinya pada Jumat (31/8/2019) sekitar pukul 11.00 WIB, Apet sempat mengintai motor honda scoopy yang diparkir di depan kantor di Desa Aik Ketekok.

‎Niatnya semakin kuat karena melihat kunci kontak yang tidak dicabut oleh korban.

Setelah merasa aman, pelaku langsung membawa lari motor tersebut ke arah Lapangan Bola AKA yang tak jauh dari TKP.

"Aku berenti di lapangan bola melepas plat nomornya biar tidak ketahuan. Setelah itu baru aku pergi ke Gantung karena ada temen yang ngajak kerja bangunan di sana," katanya.

Akan tetapi, menurut pengakuan Apet sebelumnya ia juga sempat mencuri sepeda motor di dekat masjid yang terletak di Jalan A Yani, Kecamatan Tanjungpandan tepanya di sebelah GOR Tanjungpandan.

Teganya lagi, waktu itu pemilik motor diduga masih salat di masjid tersebut.

Namun, berselang beberapa hari‎ kemudian, korban mendapati pelaku tengah memakai motor tersebut. Dikarenakan antara pelaku dan korban saling kenal, akhirnya mereka berdamai lalu motor dikembalikan.

Terlebih korban memang tidak melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

"Aku dibuntuti yang punya lagi makai motor itu. Jadi damai aku kembalikan motornya," ungkap Apet.(*)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help