Berobat Gratis, RSUD Eko Maulana Layani Pasien BPJS

Awal mula kami MoU dengan BPJS sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), hingga Desember 2017. Kemudian dari

Berobat Gratis, RSUD Eko Maulana Layani Pasien BPJS
Istimewa
dr Aswin Hakim Lubis, Direktur RSUD DR Eko Maulana Ali, bersama keluarga. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kabar gembira bagi masyarakat Kecamatan Belinyu dan Riausilip Bangka. Sebab RSUD Dr Eko Maulana Ali mulai melayani pasien BPJS.

Otomatis masyarakat yang memenuhi syarat mendapat 'pengobatan gratis'.

Direktur RSUD DR Eko Maulana Ali Belinyu Bangka, dr Aswin Hakim Lubis kepada Bangka Pos Groups, Jum'at (7/9/2018) mengatakan, tanggal 1 Agustus 2018 lalu, sudah terjalin kesepakatan kerjasama (MoU) antara RSUD Eko Maulana dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS).

"Per 1 Agustus 2018, MoU kita dengan BPJS sebagai fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKTRL) dengan rujukan dr Sppd, dr Sp.A, dr SpOG," kata Aswin seraya menyebutkan, RSUD ini memiliki
37 perawat, 9 bidan, 5 dokter umum, dan 1 dokter gigi.

Seiring adanya layanan BPJS lanjut Aswin, semua layanan kesehatan di rumah sakit ini, tidak dipungut biaya.

"Intinya mulai Agustus 2018, berobat di RSUD Eko Maulana, gratis, dengan bawa rujukan BPJS dari FKTP atau Puskesmas. Apalagi dengan adanya layanan HCU (rawat inap khusus) dan radiologi, harapan kami agar masyarakat tidak jauh lagi untuk mendapat layanan tersebut, sehingga mengurangi beban jarak dan resiko lainnya," kata Aswin.

Tentunya keberadaan pelayanan BPJS di RSUD Eko Maulana Ali, tak datang begitu saja. Butuh proses atau tahapan yang harus dilalui karena pihak rumah sakit wajib memenuhi persyaratan yang ditentukan.

"Awal mula kami MoU dengan BPJS sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), hingga Desember 2017. Kemudian dari Januari 2018 hingga akhir Juli 2018, pasien berobat tidak bisa dengan BPJS karena mau berubah MoU dari FKTP ke fasilitas kesehatan dengan layanan spesialistik (FKTRL)," katanya.

Sehingga proses pengkajian kelayakan oleh BPJS, Dinkes Kabupaten Bangka dan Dinkes Propinsi Babel mutlak dilakukan.

"Yaitu untuk menentukan apakah RSUD Eko Maulana sudah layak jadi rujukan yang dinilai dari sarana prasarana, SDM dan sebagainya. Hal tersebut mengacu pada Permenkes Nomor 56 tentang rumah sakit tipe d. Alhamdulillah selama tujuh bulan bisa kami sanggupi atau penuhi persyaratannya," jelas Aswin, mengulas cikal-bakal pelayanan BPJS di rumah sakit ini.

Tak hanya itu, RSUD DR Eko Maulana Ali juga terus berbenah. Berbagai fasilitas dan pelayanan bagi masyarakat, terus disempurnakan.

"Insya Allah siap menambah jumlah layanan ke masyarakat seperti high care unit (HCU), pelayanan radiologi dan lain-lain," katanya.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved