Kisah Adik Pemalas Berubah Setelah Lihat Kakaknya Bekerja Keras

Suatu hari, Hannah mendatangi rumah kakak perempuannya untuk menyapanya.

Kisah Adik Pemalas Berubah Setelah Lihat Kakaknya Bekerja Keras
ilustrasi uang 

Wajahnya memerah karena malu, dia tidak bisa mendapatkan uang yang ditawarkan kakaknya kepadanya jika dia menyelesaikan tugas itu.

Yang mengejutkan, Esther memberinya uang.

"Ini Rp10 jutamu. Ambillah," Esther berkata pada Hannah dan memberinya uang tunai.

Ketika dia mengambil uang dari tangan kakaknya, dia menyadari bahwa tangankakaknya penuh dengan lecet dari semua kerja keras yang dia lakukan untuk mencari nafkah.

Esther hanya tiga tahun lebih tua darinya tetapi dia jauh lebih dewasa.

"Hannah, aku hanya ingin kamu tidak hidup malas seperti ini lagi."

Baca: Tanpa Malu Siti Badriah Lakukan Ini di Kamar Hotel Mewah, Namun Dapat Dukungan Pengemarnya

"Kamu tidak akan bisa berdiri di atas kakimu sendiri jika aku membiarkanmu meminta uang lagi."

"Ketika aku memintamu untuk tidak memotong kayu dengan kapak, aku ingin kamu belajar bahwa tidak ada pekerjaan yang dapat dilakukan tanpa usaha."

"Kamu masih muda. Gunakan waktumu untuk mempelajari sesuatu. Aku hanya menginginkan yang terbaik untukmu," Esther menjelaskan.

Sejak hari itu, Hannah memutuskan untuk bekerja untuk mendapatkan uang dan tidak pernah meminta kakaknya untuk meminjaminya uang lagi.

Dia menyadari bahwa satu-satunya cara dia dapat untuk mengubah hidupnya adalah dengan bekerja keras.

Memang, tidak pernah terlambat untuk berubah menjadi lebih baik. (Intisari-Online.com/Adrie P. Saputra)

Editor: zulkodri
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help