Sudah Dilarang, Toko Ritel dan Warung di Babar Masih Menjual Obat Berlogo Biru

harusnya mereka tidak boleh menjualnya lagi, karena sudah ada peraturan gubernur 2017 dan peraturan bupati 2018

Sudah Dilarang, Toko Ritel dan Warung di Babar Masih Menjual Obat Berlogo Biru
Bangkapos/Nordin
Obat berlogo biru dikemasannya masih dijual di toko-toko di Muntok Bangka Barat, Jumat (7/9) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA--  Toko ritel dan warung kelontong di Bangka Barat masih ditemukan menjual obat berlogo biru di kemasannya.

Menurut Zalika Kabid Sumber Daya Kesehatan dinas kesehatan Kabupaten Bangka Barat harusnya mereka tidak boleh menjualnya lagi, karena sudah ada peraturan gubernur 2017 dan peraturan bupati 2018 yang melarangnya.

" Obat dengan kemasan ada logo biru itu artinya bebas terbatas hanya boleh dijual di toko obat atau apotik, karena harus dengan resep dokter takut disalah gunakan," sebut Zalika .

Dia menerangkan, informasi ini sudah pihaknya sampaikan dan edarkan ke pemilik toko dan distributor obat agar ditindaklanjuti.

Faktanya masih ada toko yang menjual obat dengan logo demikian.

Rata-rata mereka beralasan karena sudah terlanjur order, sehingga kalau dimusnahkan akan merugikan.

Sejauh ini belum ada sanksi yang memberatkan jika ada pelanggaran, baru sebatas teguran dan peringatan hingga penghancuran obat ditempat.

" Kalau sanksi secara hukum belum ada, cuma lebih ke edukasi dan penghancuran obat," ungkap Zalika.

Diapun berharap agar masyarakat lebih paham menggunakan obat, terutama mendapatkannya harus ditempat berizin, jika masih bingung bisa menanyakan langsung ke petugas kesehatan, atau melalui sambungan telepon dan media sosial.

Pantauan Bangkapos.com di dua toko sembako di Muntok, Jumat (7/9), benar saja masih dijual obat di kemasannya ada logo biru.

Keduanya beralasan karena menghabiskan stok yang tersedia kemudian banyak dicari masyarakat serta harganya terjangkau.

" Maaf kami tidak tahu kalau sudah dilarang, kedepannya tidak jual lagi kalau tahu, ini tinggal sedikit ngabisin stok," sebut Abidin (54).(*)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved