5 Kisah Pilu Dibalik Kecelakaan Bus Maut yang Tewaskan 21 Orang di Sukabumi

Sampai saat ini dikabarkan 21 orang tewas sementara belasan korban lainnya luka-luka di rawat di rumah sakit

5 Kisah Pilu Dibalik Kecelakaan Bus Maut yang Tewaskan 21 Orang di Sukabumi
Tribunnews

BANGKAPOS.COM--Kecelakaan bus di tanjakan Letter S di jalan alternatif Cikadang - Palabuanratu, Sukabumi, Jawa Barat, menyisakan duka bagi para keluarga korban.

Sampai saat ini dikabarkan 21 orang tewas sementara belasan korban lainnya luka-luka di rawat di rumah sakit di Sukabumi dan Bogor.

Bus yang mengangkut rombongan karyawan Catur Putra Grup (CPG) ini sejatinya akan menuju lokasi arung jeram Bravo di Cikidang, Sukabumi.

Namun nahas, takdir berkata lain, Sabtu siang (8/9/2018) musibah kecelakaan itu tidak dapat dihindari.

Intisari merangkum fakta dan cerita dari para korban bus yang terjun ke jurang tersebut.

1. Sopir sudah diingatkan berhati-hati di tikungan

Sebelum kecelakaan itu terjadi, rupanya sang sopir bus sudah diingatkan ketika hendak melintas di jalur Cikidang.

Jalur tersebut memang cukup terjal dan rawan kecelakaan.

Seperti yang diungkapkan oleh Dendi Kinong (45), yang bertugas mengawal rombongan.

"Sebelum tempat kejadian (kecelakaan), bus tersebut hendak nyalip motor yang saya kendarai saat di turunan letter S. Saat itu jarak motor yang saya dengan bus kurang lebih 200 meter, dan bus masuk ke jurang," jelasnya.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved