5 Kisah Pilu Dibalik Kecelakaan Bus Maut yang Tewaskan 21 Orang di Sukabumi

Sampai saat ini dikabarkan 21 orang tewas sementara belasan korban lainnya luka-luka di rawat di rumah sakit

5 Kisah Pilu Dibalik Kecelakaan Bus Maut yang Tewaskan 21 Orang di Sukabumi
Tribunnews

Ia sudah mengingatkan kepada sopir bus untuk berhati-hati, karena ada jalan menunun dan curam.

"Pas mau masuk ke Bravo, itu ada turunan. Saya sudah ingatkan. Hati-hati pak. Sopir bilang, "oke". Tiba-tiba bus loncat dan masuk jurang," kata Dendi.

2. Ucapan terakhir korban untuk suaminya

Salah satu korban tewas, Nurul Sobah seperti mengisyaratkan kepergiannya selamanya kepada sang suami Tomy Nugraha.

Ia tak kuasa menahan tangis tatkala mendengar kabar kecelakaan yang merenggut nyawa istrinya.

Malam sebelum keberangkatan istrinya untuk ikut dalam acara perusahaan, Nurul menyampaikan kata-kata seperti tanda ia akan pergi selamanya.

"Kalau isyarat atau firasat tidak ada, hanya satu malam sebelum keberangkatan saya ingat dia ucap sesuatu," katanya kepada TribunnewsBogor.com.

"Iya lagi ngobrol malam malam istri saya bilang, Ayah nanti mah ayah tidurnya sendiri dong, saya kira hanya bercanda karena dia mau pergi gathering," kata Tomy.

Tomy awalnya hanya menganggap ucapan sang istri hanya gurauan semata.

3. Parman warga setempat sampai bawa gergaji besi untuk tolong korban

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved