Inilah Rincian 250 Formasi Lengkap Penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Bangka dan Usulan Kabupaten Lain

Inilah Rincian 250 Formasi Lengkap Penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Bangka dan Usulan Kabupaten Lain

Inilah Rincian 250 Formasi Lengkap Penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Bangka dan Usulan Kabupaten Lain
Bangka Pos / Deddy Marjaya
Pengambilan sumpah dan pelantikan CPNS jadi PNS di Pemkab Bangka 

Untuk latihan daftar online melalui https://sscntraining.bkn.go.id/sscnPanselnas/registrasi.html.

Calon pelamar tidak perlu datang ke BKD untuk mencari informasi.

Lihat saja di web BKN dan Kemenpan," tegas Surtam.

Lokasi Tes

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan tujuh kabupaten/kota lainnya termasuk dalam 82 daerah yang menerima penetapan formasi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018.

Kemarin, formasi CPNS untuk Babel sudah diterima Sekretaris Sekretaris Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Babel, Umi Kalsum di Jakarta.

Meski begitu, Umi Kalsum belum bisa membeberkan formasi seleksi CPNS Babel 2018.

Selain ada segel, lembaran formasi yang disimpan dalam amplop itu juga ditujukan kepada Gubernur Babel dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

"Itu amplopnya, ibu enggak berani buka. Besok ibu bawa ke kantor dulu ya, mohon untuk dimaklumi ya," kata Umi Kalsum melalui pesan WhatsApp sembari menyertakan foto amplop alokasi formasi yang tertulis Dokumen Negara Sangat Rahasia, Kamis (6/9).

"Tujuannya ke pak Gubernur, ibu serahkan dulu ke Pak Kepala Badan ya besok diusahakan pesawat paling pagi dari Jakarta ke Pangkalpinang," lanjutnya.

Umi Kalsum menghadiri Rakornas penerimaan CPNS 2018 yang diadakan di Jakarta. Dia bersyukur Babel termasuk daerah yang menerima penetapan formasi.

"Alhamdulillah kita termasuk provinsi dan daerah yang telah ditetapkan formasinya oleh Menpan, baru ada 82 daerah yang sudah ditetapkan Menpan, yang lainnya belum karena masih ada perbaikan," ujar Umi Kalsum.

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berada di urutan ke 22 yang diikuti oleh Kabupaten Bangka, Kabupaten Belitung, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung Timur dan Kota Pangkalpinang.

Umi Kalsum menambahkan, ada beberapa hal lain yang dibahas dalam rakornas bersama Menpan RB terkait penerimaan CPNS. "Yang dibahas bagaimana cara pendaftaran, terus untuk persyaratan segala macam," katanya.

Berdasarkan pemaparan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di rakornas, pendaftaran CPNS tahun 2018 akan dimulai pada 19 September mendatang.

Kemudian dilanjutkan dengan verifikasi sekitar 2-3 minggu.

Setelah itu, kata Umi Kalsum, proses penerimaan berlanjut ke pengumuman Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada 16 Oktober.

Pelaksanaan Tes CAT SKD dan seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dan pengumuman dijadwalkan pada 30 November.

"Itu timeline tentatif dari pemaparan tadi,”

238.015 formasi

Dalam acara Rapat Koordinasi Penyampaian Rincian Penetapan Kebutuhan Formasi PNS dan Persiapan Pengadaan CPNS Tahun 2018 di Komplek Bidakara, Jakarta, Kamis (6/9), Menpan RB, Syafruddin mengatakan fokus perencanaan dan rekrutmen CPNS 2018 diarahkan untuk meningkatkan daya saing bangsa, dengan prioritas pada bidang pelayanan dasar yang meliputi pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

“Proporsi terbesar formasi CPNS tahun ini adalah untuk jabatan-jabatan teknis dan spesialis yang saat ini masih kurang, antara lain tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga yang memiliki kualifikasi teknis di bidang infrastruktur sesuai dengan program Nawacita,” ujar Syafruddin dilansir situs KemenpanRB, kemarin.

Dikatakan bahwa, prioritas perencanaan pengadaan CPNS pada jabatan-jabatan tersebut disesuaikan dengan program pembangunan Pemerintahan Kabinet Kerja di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden M Jusuf Kalla.

Di sisi yang lain, pengadaan CPNS tahun ini bersamaan dengan perubahan yang bergulir begitu cepat di era industri 4.0 yang bercirikan dominannya peran mesin dan otomatisasi, serta terintegrasinya sistem komputasi dan jejaring dalam proses fisik.

Syafruddin mengatakan saat ini jumlah PNS sekitar 4,3 juta, dengan proporsi terbesar selain guru dan tenaga kesehatan adalah tenaga pelaksana/administratif sebesar 1,6 juta atau sekitar 38% dan tenaga teknis keahlian sebesar 372 ribu atau sekitar 8,6%. Komposisi ini dinilai tidak seimbang dan akan menyulitkan dalam menghadapi tantangan ke depan.

“Menyikapi hal tersebut serta dihadapkan pada tantangan era industri 4.0, kita memerlukan spesialisasi keahlian. Untuk itu pula, perencanaan dan usulan PNS baru, harus difokuskan pada jabatan-jabatan spesifik sesuai core business instansi, arah pembangunan nasional dan daerah, serta sasaran Nawacita, sehingga daya saing bangsa kita semakin meningkat di kancah internasional,” sambungnya.

Pengadaan CPNS Tahun 2018 ini direncanakan akan membuka 238.015 formasi. 51.271 formasi untuk instansi Pemerintah Pusat (76 K/L) dan 186.744 formasi untuk instansi Pemerintah Daerah (525 Pemda).

Peruntukan instansi Pemerintah Pusat terdiri dari Jabatan Inti yang diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817 formasi, Guru Madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi, serta dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi.

Adapun peruntukan instansi Pemerintah Daerah terdiri dari Guru Kelas dan Mata Pelajaran sebanyak 88.000 formasi, Guru Agama sebanyak 8.000 formasi. Tenaga Kesehatan sebanyak 60.315 formasi (Dokter Umum, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis), serta Tenaga Teknis yang diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi.

Penetapan formasi khusus pengadaan CPNS Tahun 2018 terdiri dari Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cumlaude), Penyandang Disabilitas, Putra/Putri Papua dan Papua Barat, Diaspora, Olahragawan Berprestasi Internasional, serta Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori II jabatan guru dan tenaga kesehatan yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi CPNS.

Serba Satu

Dalam penerimaan CPNS 2018, Kemenpan RB menyatakan persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh setiap calon pelamar disesuaikan dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS.

Teknis pendaftarannya dilakukan serentak secara daring/online oleh Panitia Seleksi Nasional yang secara teknis dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian Negara melalui portal pendaftaran daring/online (sscn.bkn.go.id). Calon pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu instansi pemerintah dan satu formasi jabatan.

Ada tiga tahapan seleksi pelamar CPNS, yakni seleksi administrasi, SKD, dan SKB. Untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan, pelamar harus lolos seleksi administrasi. SKD merupakan salah satu tahapan setelah pelamar dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Seperti tahun lalu, pelaksanaan SKD CPNS tahun 2018 ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan, peserta SKD harus melampaui nilai ambang batas (passing grade) seperti diatur dalam Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018.

Pada penerimaan CPNS tahun ini dibuka formasi khusus yang terdiri dari lulusan terbaik (cumlaude), penyandang disabilitas, putra-putri Papua dan Papua Barat, Diaspora, olahragawan berprestasi internasional, serta tenaga pendidik dan tenaga kesehatan eks tenaga honorer kategori II yang memenuhi persyaratan.

Terkait dengan pelamar Diaspora, dialokasikan untuk formasi jabatan peneliti, dosen, dan perekayasa dengan pendidikan minimal Strata 2. Khusus untuk perekayasa, dapat dilamar dari lulusan Strata 1.

“Diaspora merupakan formasi khusus yang dibuka pertama kali tahun 2018 ini,” ujar Menpan RB, Syafruddin, seperti dilansir situs Kemenpan RB, Kamis (6/9).

Formasi khusus yang sempat menyita perhatian masyarakat pasca Asian Games adalah atlet berprestasi internasional.

Dalam hal ini, pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Menpora, dan merujuk pada ketentuan Permenpora No. 6/2018 tentang Persyaratan dan Mekanisme Seleksi, dan Pengangkatan Olahragawan Berprestasi menjadi CPNS tahun 2018.

Mekanisme/sistem pendaftaran untuk eks THK-II dilakukan tersendiri di bawah koordinasi BKN. Pendaftar dari eks THK-II yang telah diverifikasi dokumennya wajib mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Jadwal pelaksanaan pengadaan CPNS Tahun 2018 direncanakan mulai bulan September 2018. Diawali dengan tahap pengumuman, pendaftaran dan verifikasi administrasi pada minggu kedua September sampai dengan minggu kedua Oktober 2018. Pelaksanaan seleksi pada minggu ketiga Oktober 2018 (SKD dan SKB).

Pengumuman kelulusan pada minggu keempat November 2018. Sedangkan tahap pemberkasan dimulai pada bulan Desember 2018.

Masyarakat diminta memantau informasi mengenai rekrutmen CPNS ini melalui situs Kementerian PANRB yakni menpan.go.iddan situs BKN melalui sscn.bkn.go.id. Syafruuddin juga menyampaikan bahwa masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap seseorang yang menjanjikan dapat masuk menjadi CPNS.

“Jadi jangan percaya kalau ada pihak-pihak yang menawarkan jasa bisa meluluskan seseorang dengan imbalan sejumlah uang,” imbuhnya. (o2/tea)

Jadwal Tentatif Penerimaan
19 September Pendaftaran
16 Oktober Tes CAT SKD dan seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
30 November Pengumuman

Usulan Formasi CPNS Babel 2018

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Formasi Jumlah
Tenaga Pendidik 183
Tenaga Kesehatan 57
Tenaga Teknis Infrastruktur 304
TOTAL 544

Pangkalpinang
Tenaga Pendidik 137
Tenaga Kesehatan 180
Tenaga Teknis Infrastruktur 91
TOTAL 408

3. Bangka
Tenaga Pendidik 381
Tenaga Kesehatan 371
Tenaga Teknis Infrastruktur 1.320
TOTAL 2.072

Belitung
Tenaga Pendidik 383
Tenaga Kesehatan 165
Tenaga Teknis Infrastruktur 592
TOTAL 1.140

Bangka Tengah
Tenaga Pendidik 439
Tenaga Kesehatan 337
Tenaga Teknis Infrastruktur 616
TOTAL 1.392

Bangka Barat
Tenaga Pendidik 395
Tenaga Kesehatan 151
Tenaga Teknis Infrastruktur 30
TOTAL 576

Bangka Selatan
Tenaga Pendidik 520
Tenaga Kesehatan 182
Tenaga Teknis Infrastruktur 312
TOTAL 1.014

Belitung Timur
Tenaga Pendidik 118
Tenaga Kesehatan 141
Tenaga Teknis Infrastruktur 53
TOTAL 312

Sumber: BKPSDM Babel (o2)

Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help