Delapan Pernyataan Sikap KAMMI Babel atas Aksi Damai di Pelataran Bank Indonesia KP Bangka Belitung

Rupiah kian melemah, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Babel keluarkan pernyataan sikap di depan Kepala BI Bangka Belitung

Delapan Pernyataan Sikap KAMMI Babel atas Aksi Damai di Pelataran Bank Indonesia KP Bangka Belitung
Istimewa
Kepala Bank Indonesia KP Bangka Belitung merespons secara positif bahkan mengajak para mahasiswa untuk duduk bersama dan berdiskusi 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM -- Rupiah kian melemah, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Babel keluarkan pernyataan sikap di depan Kepala Bank Indonesia KP Bangka Belitung, Tantan Heroika,  Senin (10/9/2018).

Koordinator Aksi Damai Save Rupiah, Joni Iskandar, mengatakan ikatan mahasiswa ini terdiri dari tiga kampus yakni Universits Bangka Belitung,  Universitas Terbuka dan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Mereka menyatakan delapan sikap dalam aksi damai tersebut, yakni :

(*) Menghimbau kepada pemerintah lebih waspada dan mengambil langkah konkret agar keadaan perekonomian Indonesia, khususnya melemahnya nilai tukar rupiah, bisa diatasi. Di mana salah satu caranya mendayagunakan ekonomi nasional untuk mengurangi impor.

(*) Mendesak Pemerintah untuk lebih serius menyelamatkan Rupiah dari keterpurukan.

(*) Meminta presiden untuk fokus pada akhir masa jabatannya , bukan pada Masa kampanye yang sedang trending sekarang.

(*) Menghimbau kepada masyarakat untuk meminimalisir penggunaan produk-produk luar.

(*) Menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hatu dalam isu melemahnya rupiah ini dan bersikap kritis terhadap hal tersebut.

(*) Menghimbau pemerintah juga harus berhemat devisa dengan melakukan pemilihan proyek-proyek yang menggunakan sedikit devisa.

(*) Menghimbau pemerintah juga harus berupaya melakukan pemangkasan impor agar current account deficit bisa ditekan menjadi di bawah 3% terhadap produk domestik bruto, Proyek-proyek tersebut harus dijadwalkan ulang.

(*) Menghimbau pemerintah untuk menahan dana investor agar mengendap di Tanah air. Kebijakan ini bisa dilakukan oleh Bank Indonesia dengan berbagai cara, salah satunya dengan menaikkan suku bunga sehingga investor mau menaruh dananya di Indonesia.

Dalam waktu yang bersamaan, Kepala Bank Indonesia KP Bangka Belitung merespons secara positif bahkan mengajak para mahasiswa untuk duduk bersama dan berdiskusi mengenai perekonomian saat ini. 

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved