7 Kisah Nabi di Balik Alasan Sunnah Puasa Hari Asyura Atau 10 Muharram

Ada alasannya mengapa puasa 9 Muharram (Tasu'a) dan 10 Muharram (Asyura) disunahkan untuk umat muslim.

7 Kisah Nabi di Balik Alasan Sunnah Puasa Hari Asyura Atau 10 Muharram
Tribun Style/islamidia
Ilustrasi (islamidia) 

BANGKAPOS.COM -- Tanggal 1 Muharram 1440 H sudah dinanti-nanti oleh masyarakat muslim Indonesia dan dunia.

Umat muslim disunahkan untuk banyak berpuasa di bulan Muharram, khususnya pada tanggal 9 dan 10 Muharram.

Ada alasannya mengapa puasa 9 Muharram (Tasu'a) dan 10 Muharram (Asyura) disunahkan untuk umat muslim.

Mengutip nu.or.id, berikut alasan umat muslim disunahkan untuk mengamalkan puasa di bulan Muharram.

1. Hari Nabi Adam bertobat kepada Allah 

Nabi Adam diceritakan membuat dosa pertama umat manusia karena memakan buah khuldi.

Pada tanggal 10 Muharram, usaha Nabi Adam untuk bertobat diterima dan diampuni oleh Allah SWT.

2. Hari Kapal Nabi Nuh Berlabuh dengan Selamat

Nabi Nuh di sejarah umat Islam, diceritakan membuat bahtera untuk mengantisipasi banjir besar.

Banjir besar ini diceritakan sebagai azab atau hukuman dari Allah SWT untuk kaum Nabi Nuh yang durhaka.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help