Aktivitas TI Apung Kembali Marak di Wilayah Jongkong 12 Desa Nibung

Pantauan bangkapos.com, puluhan ponton terlihat beraktivitas, dengan terdengar bunyi deruan mesin dan kepulan

Aktivitas TI Apung Kembali Marak di Wilayah Jongkong 12 Desa Nibung
Bangkapos/Riki Pratama
Aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) apung di wilayah Jongkong 12, dekat Jalan Air Nona, Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah kembali beraktivitas, pada, Selasa (11/9/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Tambang Inkonvensional (TI) apung di wilayah Jongkong 12, dekat jalan Air Nona, Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah kembali beraktivitas, pada, Selasa (11/9/2018).

Pantauan bangkapos.com, puluhan ponton terlihat beraktivitas, dengan terdengar bunyi deruan mesin dan kepulan asap hitam pekat keluar dari setiap pontonnya.

Selain itu, lalu lalang perahu pengantar para pekerja terlihat aktif, ia berjalan dari satu ponton ke ponton lainya.

Aktivitas TI yang diduga ilegal ini berada di dekat pinggiran jalan umum yang biasa dilalui oleh masyarakat sekitar untuk pergi ke kebun dan tempat lainya.

Warga sekitar yang ditemui dekat lokasi, mengatakan aktivitas TI itu sudah lama beroperasi mengambil biji timah di dalam kolong Jongkong 12.

Menurut mereka jumlah ponton ini masih sedikit ketimbang jumlah beberapa waktu lalu.

"Beberapa hari lalu lebih banyak dari ini, pontonya juga berdekat dekatan, sekarang ini berkurang mungkin sebagian sudah diangkat tidak bekerja,"kata Andri kepada wartawan, Selasa (11/9/2018).

Ia menambahkan, ketika musibah banjir besar, dilokasi ini juga kena dampaknya, jalan yang ada di dekat kolong tertutup karena air yang meluap menutupi jalanan.

Usai banjir, sambungnya barulah pinggiran jalan di perbaiki dengan dipasang kayu pancang untuk menahan kuatnya arus air.

"Ini waktu banjir besar jalanya tertutup, tidak bisa dilewati karena banjir air yang ada di kolong meluap hingga ke jalan, mungkin itu  penyebabnya karena adanya aktivitas TI,"lanjutnya.

Sementara, Kasat Pol PP Bangka Tengah Mulyanto ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa aktivitas TI yang berada di dekat fasilitas umum seperti jalan umum tentunya sangat menyalahi serta bisa merusaknya.

Pihaknya juga setelah mendapat informasi ini akan berusaha melihat langsung ke lokasi, untuk memperingati aktivitas tersebut.

"Tentunya jangan sampai merusak fasilitas umum, itu kita di tekankan oleh Bupati, untuk memperhatikanya, besok Rabu saya akan memerintahkan anak buah saya untuk memantau aktivitasnya secara langsung, tanpa harus sembunyi sembunyi,"tegas Kasat. (*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help