Disebut Politik Dua Kaki, Sejumlah Kader Demokrat Kompak Unggah Gambar Superman

Sejumlah kader Demokrat kompak mengunggah gambar animasi tokoh superhero Superman, pada Rabu (12/9/2018).

Disebut Politik Dua Kaki, Sejumlah Kader Demokrat Kompak Unggah Gambar Superman
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat orasi di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (7/2/2017). SBY menyampaikan pidato politik dalam rangkaian Dies Natalies ke-15 Partai Demokrat yang diawali Rapimnas. 

"Biar gampang jelaskan soal "dua kaki". Dua2nya berkaitan & bergantung satu sama lain.

Ga bs kita berdiri di atas salah satu kaki. Kepentingan Pileg tdk bs dilepaskan dr strategi Pilpres & krn itu hal kekhas-an & aspirasi khusus/unik di 1-2 Propinsi hrs disikapi khusus pula," tulis Renanda Bachtar melalui Twitter, @renandabachtar.

 

"Selamat pagi TweePD tetaPD semangat. Kuatkan kaki untuk menangkan Pileg dan Pilpres 2019. #MNU #DemokratS14P #17TahunPartaiDemokrat #KamiRinduSBY @SBYudhoyono @hincapandjaitan @prabowo @sandiuno @didiklpambudi @via_jayabaya1 @UM_Sajim @caknawa @panca66 @SartonoHutomo @SWasinthon," tulis Muhammad Natsir Ubaya melalui Twitter, @m_natsirdmokrat.

 

Sementara itu, diberitakan sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, juga membahas mengenai politik dua kaki dalam menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Hal ini disampaikan melalui laman Twitternya, @AndiArief__, Selasa (11/9/2018).

Andi Arief menyebut perintah Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jelas memang dua kaki.

Menurut Andi, dua kaki yang dimaksud adalah satu kaki di pilihan legislatif (pileg), dan satu kaki di pilihan presiden (pilpres).

Andi Arief berpendapat justru aneh jika main satu kaki dalam Pilpres 2019.

Menurutnya, ujung tombak pileg adalah calon legislatif, sedangkan ujung tombak pilpres adalah pengurus pusat.

"Soal Demokrat dua kaki jadi rame. Perintah Ketua Umum SBY itu jelas memang dua kaki.

Satu Kaki di pileg, Satu kaki di Pilpres.

Justru yang main satu kaki itu yang aneh dalam pemilu berbarengan. ujung tombak pileg adalah Caleg, Ujung tombak pilpres adalah Pengurus Pusat," tulis Andi Arief dalam akun Twitternya.

Unggahan Andi Arief pada Twitter
Unggahan Andi Arief pada Twitter (Twitter @AndiArief__)

(TribunWow.com/Tiffany Marantika)

 
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help