Inilah 5 Fakta Video Viral Kenapa Acara Hajatan di Kuburan Mulai Lokasi Hingga Alasannya

Minggu (9/9/2018) pagi, beredar sebuah video cuplikan acara hajatan dan gelaran acara musik dangdut di pemakaman heboh

Inilah 5 Fakta Video Viral Kenapa Acara Hajatan di Kuburan Mulai Lokasi Hingga Alasannya
FB/ Eris Riswandi/kolase
Sebuah video panggung pertunjukan dangdut viral di media sosial, Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Eris Riswandi pada Sabtu (8/9/2018). 

BANGKAPOS.COM - Minggu (9/9/2018) pagi, beredar sebuah video yang mengagetkan netizen di media sosial.

Berisi sebuah cuplikan acara hajatan dan gelaran acara musik dangdut.

Cuplikan video yang beredar luas diawali dengan sosok seorang biduan wanita berbaju hitam yang tengah asik bernyanyi.

Ia diiringi oleh para pemusik di sebuah panggung yang berwarna kuning kehijauan.

Ada seorang pemukul gendang dan juga pemain keyboard yang berdiri tepat di belakang biduan tersebut.

Setelah ditelusuri, seperti dikutip TribunJatim.com dari Kompas.com, video tersebut pertama kali muncul dari sebuah akun Twitter.

Namun, cuplikannya kemudian tersebar di media sosial lain seperti Instagram lewat akun-akun viral.

Akun Twitter bernama Yuwandi, @juriglagu adalah akun pertama yang mengunggah video acara hajatan tersebut.

Yang menjadi perhatian banyak netizen adalah lokasi hajatan diselenggarakan.

Pada umumnya acara semacam ini dilakukan di tempat luas dan terbuka.

Seperti lapangan, jalanan yang sedikit lebih luas, hingga pinggir pantai.

Berbeda dari semuanya itu, acara ini diselenggarakan di area pemakaman.

Baca: Lama Bungkam, Akhirnya Ayu Ting Ting Blak-blakan Ungkap Hubungannya Dengan Raffi Ahmad

Cuplikan video viral hajatan di pemakaman
Cuplikan video viral hajatan di pemakaman (kolase Instagram/@ndrobeii, Twitter/@juriglagu)

Pemandangan batu nisan dan berpetak-petak tanah makam yang dipenuhi rumput terhampar luas di depan panggung.

Awalnya video yang diunggah Yuwandi di akun Twitter @juriglagu itu berdurasi 1 menit 24 detik.

Sejak diunggah Minggu (9/9/2018), cuitan Twitter ini mendapat ratusan komentar.

Dan diretweet lebih dari 4000 kali.

Baca: Suami Seret Istri dengan Mobil Sejauh 10 Meter Usai Ketahuan Berselingkuh dengan PNS

Video menyebar di Instagram tak lama setelah itu, ada akun-akun viral seperti @ndorobeii hingga akun gosip @neng_jepret yang mengunggahnya ulang.

Hingga Senin (10/9/2018) masing-masing akun sudah mendapat ribuan juga ratusan komentar, sejak diunggah hari Minggu.

Baca: Hotman Paris Bantu Bebaskan Rachmawati yang Disekap Suami dan Diawasi 4 Brimob, Videonya Viral

1. Menuai Komentar Beragam

Di video tampak sekelompok grup musik yang terdiri dari pemain keyboard, kendang, seruling dan seorang biduan.

Mereka membawakan lagu di atas panggung yang berhadapan langsung dengan petak-petak pemakaman.

Dua buah speaker besar pun terpasang di samping kanan dan kiri panggung, semakin memeriahkan suasana.

Komentar kritik, hingga lelucon adalah komentar-komentar yang mengisi postingan ini.

Misalnya komentar dari akun @nechro**** "Asal-usul setan budeg," tulisnya.

Hingga misalnya kritikan pedas dari @langge**** "Sungguh tdk Ada Aturan.. Tempat pemakaman Di buat acara panggung." tulisnya.

2. Lokasi dan Acara yang Berlangsung Sebenarnya

Mengutip Kompas.com, acara ini rupanya benar-benar memang terjadi di sebuah TPU.

TPU berlokasi di Pondok Kelapa, Jakarta Timur pada Minggu (9/9/2018).

Cuplikan saat biduan bernyanyi
Cuplikan saat biduan bernyanyi (Instagram/@ndorobeii)

Berdasarkan keterangan dari salah satu anggota grup dangdut Bofita Entertainment, Boih, pertunjukan dangdut yang dibawakan oleh kelompoknya berlangsung sejak sore hingga tengah malam.

"Sampai malam doang, dari siang sampai malem. Saya main hampir 14.30. Biasa saya main di kampung kan pukul 14.00, 14.30 sudah mulai, kalau main siang. Dari pukul 20.00 sampai pukul 24.00, titik, pulang," kata Boih saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (10/9/2018).

Baca: Akhirnya Ashanty Ungkap Sosok Pria Penabur Dupa Kemenyan di Restorannya

3. Penjelasan dari Grup Musik 'Boih'

Boih dan rekan-rekannya mengaku tidak mempermasalahkan lokasi yang disediakan tuan rumah untuk kelompoknya tampil.

"Ya kalau kami kan memang karena dipanggil, ya kami main saja, enggak ada masalah sih buat saya, selama kami aman," ujar Boih.

"Selama bayarannya sudah rapi, enggak ada masalah," tutur pentolan grup dangdut asal Cibubur itu.

4. Alasan Acara Diadakan

Acara hajatan itu merupakan pesta syukuran khitanan seorang warga di Pondok Kelapa yang kediamannya berada di sekitar area pemakaman.

Boih pun mengakui ketidaktersediaan lahan di menyebabkan panggung dan tenda didirikan sangat dekat dengan pemakaman.

"Sebenarnya kalau posisi dangdutnya enggak di makam, cuma di samping.

Memang pas batas saja, memang benar. Pas batas nisan. Orang tempatnya enggak ada," kata Boih.

Baca: Nagita Hanya Lakukan Ini Saat Ditanya Apakah Akan Setia, Hingga Buat Raffi Berteriak

Pesta tasyakuran khitanan di Pondok Kelapa, Minggu (8/9/2018), diselenggarakan di sekitar area pemakaman kampung.
Pesta tasyakuran khitanan di Pondok Kelapa, Minggu (8/9/2018), diselenggarakan di sekitar area pemakaman kampung. (Twitter/@juriglagu)

5. Tanggapan Pengamat Terkait Acara

Video yang beredar di Twitter, diakui Boih bukan berasal dari dirinya.

Ia pun kaget mengetahui kejadian itu tersebar secara luas.

Meski begitu, dia merasa tidak keberatan karena tidak memiliki pengaruh apa-apa terhadap kelompok musiknya.

"Mungkin ya, bagaimana ya, itu sebenarnya cuma iseng-iseng saja, zaman sekarang, lah. Jadi kalau menurut saya sih enggak ada pengaruh apa-apa kok. Enggak keberatan," kata Boih.

"Orang mah sekarang bukan takut sama kuburan, kuburan takut sama orang," tutur Boih sambil tertawa.

Sarana umum dan fasilitas publik yang digunakan untuk hajatan memang masih kerap kali terjadi di masyarakat.

Bahkan, saat ini masyarakat bersikap permisif jika ada pesta pernikahan yang digelar di jalan raya, yang menyebabkan jalan itu ditutup dan tak bisa digunakan publik.

Selain itu, sejumlah video viral juga memperlihatkan hajatan di sarana publik yang tak umum digunakan.

Misalnya, saat ada pesta pernikahan yang digelar di jalan kereta api, meski jalur itu tak lagi digunakan.

Mengenai pesta hajatan di pemakaman, sosiolog dari Universitas Gadjah Mada, Sunyoto Usman menilai bahwa hal seperti ini tidak layak dilakukan.

"Dalam masyarakat kita makam masih dihormati. Sebaiknya dihindari. Kalau dibiarkan justru dianggap benar," ujar Usman seperti dikutip dari Kompas.com.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Video Acara Hajatan di Pemakaman Jadi Viral, Ini 5 Fakta Kejadian Aslinya, Lokasi hingga Alasannya

Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved