MUI Ungkapkan Penyebab Dugaan Intimidasi yang Dialami Ustaz Abdul Somad

Terkait adanya dugaan intimidasi terhadap ceramah Ustaz Abdul Somad, Majelis Ulama Indonesia (MUI) memiliki pandangannya sendiri.

MUI Ungkapkan Penyebab Dugaan Intimidasi yang Dialami Ustaz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad 

Ustaz Abdul Somad mengatakan bahwa dirinya merasa kegiatan berdakwahnya terlalu merepotkan banyak orang apabila dilakukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Ustaz Abdul Somad mengaku sudah merasakan itu sejak kegiatan dakwah di 2 lokasi pada 17 Juli 2018, yakni di Kudus dan Krobokan.

Di Kudus dibatalkan karena panitia tak mampu menyiapkan. Sedangkan di Krobokan tetap berjalan, tetapi Ustaz Abdul Somad terkaget-kaget dengan rentetean peristiwa di baliknya.

Ternyata sebelum dan selama dakwah berlangsung ada ratusan orang diamankan polisi.

"Dari situ saya berpikir padahal ngajinya tidak ada ditunggangi dan tidak ada tentang politik," terang Ustaz Abdul Somad dalam wawancara tersebut.

Berikutnya saat berceramah di Semarang lagi-lagi Ustaz Abdul Somad terkaget-kaget.

Dia dijemput oleh polisi dan TNI di bandara, lalu di lokasi dakwah sudah ditunggu Kapolda Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono.

Rupanya saat itu polisi sudah menerjunkan pengamanan yang jaraknya hanya 1 kilometer dari lokasi.

"Saya berpikir kita sudah menyusahkan banyak orang. Padahal dimanapun saya ceramah selalu soal perbaikan umat, pendidikan, ekonomi. Dan perbaikan politi tidak pernah menyebut partai dan nama. Hanya supaya umat melek," ujar Ustaz Abdul Somad.

Dari situlah Ustaz Abdul Somad memilih menenangkan diri dahulu dan menarik diri untuk sementara dari undangan dakwah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Lagu Indonesia Raya

Sementara itu terkait beberapa kali acara dakwah Ustaz Abdul Somad diharuskan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ustaz Abdul Somad mengaku tak terganggu dengan keharusan itu.

Bahkan menurut Ustaz Abdul Somad sebaiknya dibuatkan standar di seluruh Indonesia bahwa pengajian mesti disisipkan kegiatan menyanyikan lagu Indonesia raya dalam rangka membangkitkan kecintaan terhadap NKRI.

"Buat saja semua ustaz se-Indonesia harus lakukan itu. Tidak apa-apa, ngapain tersinggung, orang kita cinta negara ini. Saya nyanyi lagu Indonesia Raya dari SD Kok," ujar Ustaz Abdul Somad.

Bahkan Ustaz Abdul Somad mengatakan saat dididik di Pesantren, dirinya menjadi dirigen saat menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Tanggapan MUI

Terkait adanya dugaan intimidasi terhadap ceramah Ustaz Abdul Somad, Majelis Ulama Indonesia (MUI) memiliki pandangannya sendiri.

Wakil Sekjen MUI, Ustaz Zaitun Rasmin, mengatakan hal itu karena popularitas UAS sangat tinggi sehingga membuat sebagian orang salah paham dan terganggu.

"Nah, tentu bagi kita, apalagi MUI mengharapkan ini tidak terjadi intimidasi. Ini ceramah-ceramah Abdul Somad secara umum saya tidak menemukan itu (yang menyimpang). Secara umum saya tidak menemukan ceramah Ustaz Abdul Somad keluar dari rambu-rambu bernegara," kata Ustaz Zaitun Rasmin.

Makanya, kata Ustaz Zaitun Rasmin sangat menyayangkan adanya intimidasi terhadap UAS dari kelompok-kelompok orang.

"Dari sisi agama, ada MUI yang memiliki penilaian. Selama ini tak ada MUI yang memberi sorotan dari ceramah-ceramah beliau (Ustaz Abdul Somad)," kata Ustaz Zaitun Rasmin

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Soal Larangan Ceramah, Ustadz Somad Jawab Tegas Tudingan GP Ansor: Bahas Soal Lambang HTI.

Editor: Ardy Muchlis

Editor: teddymalaka
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved