Terlanjur Kesal Sampai Bongkar Aib Sendiri, Kriss Hatta Minta Maaf, Deddy Corbuzier Sindir Ini

Buntut panjang kasus perceraian Kriss Hatta dan Hilda Vitria, rupanya sampai merambat hingga ke ranah pribadi.

Terlanjur Kesal Sampai Bongkar Aib Sendiri, Kriss Hatta Minta Maaf, Deddy Corbuzier Sindir Ini
Kolase TribunWow
Kriss Hatta, Hilda, dan Billy 

BANGKAPOS.COM - Buntut panjang kasus perceraian Kriss Hatta dan Hilda Vitria, rupanya sampai merambat hingga ke ranah pribadi.

Beberapa waktu lalu, Kriss Hatta sempat membuat live di instagram story miliknya dengan menunjukkan apa yang pernah dilakukan ia dan Hilda saat menjadi pasangan suami istri.

Lantaran potongan videonya itu kemudian diunggah oleh akun-akun gosip di sosial media.

Rupanya, ada sebagian netizen yang menganggap kata-kata Kriss Hatta itu keterlaluan dan dianggap telah merendahkan martabat wanita.

Karena itu pula, Kriss Hatta akhirnya membuat video klarifikasi dan permohonan maaf kepada seluruh wanita di Indonesia atas pernyataannya yang dianggap melecehkan tersebut.

Dikutip dari Grid.ID, Kriss mengungkapkan ucapannya kala itu lantaran terbawa emosi karena merasa dipermainkan Hilda dan Billy Syahputra.

"Saya meminta maaf dari hati yang terdalam, atas perkataan saya yang sudah tidak terkontrol,"

"Saya benar-benar kecewa dan kesal, karena harusnya masalah ini sudah selesai di putusan sidang," kata Kriss Hatta di video yang dikirim untuk Grid.ID melalui aplikasi pesan singkat, Selasa (11/9/2018).

Menurutnya bukan tanpa alasan melontarkan ucapan itu di Instagram.

Selama ini ia sudah menahan kesabaran dengan semua ucapan Hilda Vitria maupun Billy Syahputra.

"Selama 8 bulan saya menahan kesabaran. Saya dibilang jijik, saya dibilang kere, dibilang ibu saya banyak utang," pungkasnya.

Rupanya seorang mentalist terkenal Indonesia, Deddy Corbuzier pun turut memberi komentar untuk video yang menggegerkan Kriss Hatta itu.

Duda keren yang dikenal dengan filosofinya untuk terus memberikan inspirasi itu menyindir Kriss Hatta yang membongkar aib Hilda Vitria.

Sembari menggunakan kalimat Kriss, Deddy menyindir dan berpura-pura sebagai Batman dan jagoan pembela kebenaran yang mampu mengalahkan penjahat 6 kali sehari.

Sebuah lawan sepadan, bukan lawan yang lebih lemah.

Di belakang dia menutup dengan tagar, 'hormati mantan', 'tetap positif', 'kau lemah'.

Masalah penculikan yang dilakukan Kriss Hatta terhadap Hilda Vitria

Kriss Hatta dilaporkan ke polisi atas dugaan penculikan anak oleh ibunda Hilda Vitria karena anaknya (Hilda Vitria) dibawa tanpa ada persetujuan dari pihak orang tua.

Dilansir dari Grid.ID dalam artikel 'Kembali Dipolisikan Hilda Vitria Khan, Kriss Hatta: Musuh Paling Berbahaya adalah Orang Terdekat Kita' pada Selasa (11/9/2018), Kriss Hatta mengaku tidak kaget dengan laporan tersebut.

"Musuh paling berbahaya adalah orang terdekat kita," kata Kriss Hatta.

Kriss Hatta juga merasa tidak takut dengan tuduhan yang ditujukan padanya justru Kriss Hatta merasa siap kalau dipanggil oleh polisi untuk dimintai keterangan.

"Siap banget," pungkas Kriss Hatta.

Kriss Hatta dan Hilda Vitria
Kriss Hatta dan Hilda Vitria (Jakarta.tribunnews.com)

Kuasa hukum Hilda Vitria, Fachmi Bachdim menuturkan bahwa pihak Hilda Vitria akan melaporkan Kriss Hatta karena berani membawa kabur anak di bawah umur.

"Rencana mau lapor dugaan tindak pidana membawa anak perempuan di bawah umur tanpa izin wali atau orang tuanya," ujar Fachmi Bachdim.

Versi pengacara Hilda Vitria, Hilda Vitria dibawa kabur oleh Kriss Hatta pada usia 19 tahun.

Fachmi Bachdim juga menjelaskan tidak ada pernikahan secara hukum bahkan secara agama Islam pun tidak ada karena menurutnya pernikahan Kriss Hatta dan Hilda Vitria tidak ada wali sehingga secara tidak langsung, pernikahan itu tidak sah alias batal.

"Secara hukum tidak ada sebuah pernikahan,"

"Karena ini terkait dengan umat Islam dan ajaran Islam, ada sebuah hadits yang menyatakan bahwa tidak ada pernikahan kecuali dengan wali, kalau ada pernikahan maka tanpa wali itu batal," jelasnya saat ditemui di kawasan Tendean.

"Artinya tidak pernah ada pernikahan tanpa wali,"

"Kalau tidak ada wali nasab atau wali dari orang tua, boleh pakai wali hakim tapi harus berdasarkan penetapan pengadilan."

"Nah itu semua tidak ada," tegas Fachmi Bachdim.

"Tiba-tiba seseorang dibawa untuk pernikahan, nah inilah karena ada hal-hal tersebut kami mempelajari ada dugaan tindak pidana yang diatur dalam pasal 332 KUHP," tutup Fachmi Bachdim.

"Itu persoalan tindak pidana itu tidak ada kadaluwarsa, karena tindak pidananya belum kadaluwarsa itu kita bisa laporkan kepada polisi," jelas Fachmi.

"Walaupun yang diajak itu mau. karena itu adalah hadits nabi, tidak ada pernikahan tanpa wali. Jadi ada dua persoalan, ada persoalan pidana dan ada persoalan tentang sahnya menurut hukum Islam," tambahnya.

"Ada beberapa pasal yang akan dilaporkan, salah satunya terkait dugaan membuat atau menggunakan surat palsu yang saat ini dalam proses penyidikan," terang Fachmi Bachdim.(*)

Editor: Alza Munzi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help