Kominfo Bantah Soal Iklan Pemerintah yang Muncul di Bioskop sebagai Kampanye Jokowi

Kominfo beri klarifikasi terkait pemberitaan iklan pemerintah yang memuat Presiden Joko Widodo di bioskop.

Kominfo Bantah Soal Iklan Pemerintah yang Muncul di Bioskop sebagai Kampanye Jokowi
Facebook/ Scren Shoot @FerdinandusSetu
Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemenkominfo, Ferdinandus Setu 

Lanjutnya, ia menuliskan anggaran pembuatan iklan tersebut dibebankan kepada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kemkominfo.

"Anggaran yg digunakan utk iklan layanan masyarakat tersebut dibebankan pada DIPA Kementerian Kominfo Tahun 2018, yg mana proses perencaannya telah disiapkan sejak pertengahan 2017."

Diberitakan sebelumnya, video iklan Jokowi menjadi viral dan ramai dibicarakan warganet di Twitter setelah akun @nynazka menceritakan pengalamannya di bioskop yang melihat iklan tersebut.

Ia mengaku jika iklan ini merusak suasana.

Cuitan mengenai 'iklan Jokowi'
Cuitan mengenai 'iklan Jokowi' (Capture Twitter)

Hingga sejumlah tokoh angkat bicara mengenai viralnya pembicaraan soal 'iklan Jokowi' yang tayang di bioskop.

Di antaranya, Ferdinand Hutahaean, Fadli Zon hingga Faizal assegaf.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari laman Twitter mereka yang diunggah pada Rabu (12/9/2018).

Ferdinand Hutahaean selaku Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, melontarkan sindiran terkait iklan tersebut.

Ferdinand Hutahaean tampak membandingkan Jokowi dengan pendiri Apple Steve Jobs dan pendiri Alibaba Jack Ma yang tidak mengiklankan dirinya.

Postingan Ferdinand Hutahaean
Postingan Ferdinand Hutahaean (Capture Twitter)

Sementara Faizal Assegaf selaku Ketua Progres 98, membantah jika tayangan yang viral di media sosial itu adalah sebuah iklan.

Postingan Faizal Assegaf
Postingan Faizal Assegaf (Capture Twitter)
Halaman
123
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved