Roy Suryo Pernah Kesulitan Masuk Karena Rumahnya Dipenuhi Perabotan Kemenpora

Barang-barang itu memenuhi garasi hingga dan dalam rumah hingga Roy Suryo kesulitan saat masuk ke rumahnya.

Roy Suryo Pernah Kesulitan Masuk Karena Rumahnya Dipenuhi Perabotan Kemenpora
Yurike Budiman/Tribunnews.com
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Roy Suryo usai acara berlari bersama Agus Harimurti, di Senayan, Minggu (2/10/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Rumah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, di Yogyakarta, sempat kedatangan banyak barang Kemenpora setelah tak lagi menjabat Menpora pada akhir 2014.

Barang-barang itu memenuhi garasi hingga dan dalam rumah hingga Roy Suryo kesulitan saat masuk ke rumahnya.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum Roy Suryo, Vebe N A Pollatu, di Gedung Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat, pada Rabu (12/9).

Tim kuasa hukum mantan Menpora Roy Suryo bersama mantan Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) datang ke Gedung Kemenpora, untuk melakukan mediasi atas masalah penagihan 3.226 unit barang Kemenpora yang sebutkan dibawa oleh mantan Menpora Roy Suryo. Mereka diterima oleh Sekretaris Menpora, Gatot S Dewa Broto.

Baca: Dituduh Tak Kembalikan 3.226 Barang Milik Negara, Roy Suryo Sebut Itu Fitnah Untuk Jatuhkan Dirinya

Veve menceritakan sebagaiamana pengakuan Roy Suryo, barang-barang tersebut datang ke rumah Roy Suryo di Yogyakarta pada sekitar sebulan setelah tidak lagi menjabat sebagai Menpora.

Namun, tidak lama kemudian Roy Suryo mengirimkan kembali barang-barang tersebut ke gudang Kemenpora karena merasa bukan miliknya.

"Itu lapangan parkirnya penuh, nggak bisa masuk. Terus dikasih tahu itu barangnya Kemenpora, dia bilang, 'balikin, ini bukan barang saya'. Karena dia merasa barang itu bukan barang dia, dibalikin tanpa dibuka kotak-kotaknya. Dia pun nggak lihat barangnya apa. Tidak ada daftar," kata Vebe. 

Hifni Hasan yang menjadi Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) era Menpora Suryo membenarkan pernyataan Veve.

Menurutnya, karena tidak ada daftar dan tanda terima barang-barang tersebut, akhirnya Roy Suryo mengembalikan barang-barang itu ke gedung Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP-PON) di Cibubur, Jakarta Timur. "Kan (ketika barangnya) datang nggak ada daftarnya. Ya dibalikin lah," kata Hifni.

Hifni menceritakan, dirinya saat menjabat sebagai Sekjen KOI berada dalam satu pesawat dengan Roy Suryo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat berangkat untuk menghadiri Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, pada September 2014.

Baca: SMK di Batam Ini Latih Siswanya Ala Militer, Murid Melanggar Dijebloskan ke Ruang Mirip Sel Tahanan

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help