Kepala Daerah Jadi Tim Sukses? Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun Ingatkan 3 Aspek Ini

"Kita bicara mengenai banyak aspek, ada aspek hukum, ada aspek etika, ada aspek-aspek jalannya kepemerintahan," ujar Refly.

Kepala Daerah Jadi Tim Sukses? Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun Ingatkan 3 Aspek Ini
Kompas.com/SABRINA ASRIL
Pakar hukum tata negara Refly Harun. 

BANGKAPOS.COM  - Refly Harun selaku Pakar Hukum Tata Negara memberikan komentar terkait kepala daerah yang akan dijadikan tim pemenangan untuk pemilihan presiden 2019.

Hal ini diungkapkan Refly ketika menjadi narasumber di acara iNews Sore, Kamis (13/9/2018).

Refly mengatakan ada tiga aspek dari berbagai sisi yang bisa dijadikan acuan terkait keterlibatan kepala daerah untuk menjabat timses.

"Kita bicara mengenai banyak aspek, ada aspek hukum, ada aspek etika, ada aspek-aspek jalannya kepemerintahan," ujar Refly.

"Dari sisi common sense (akal sehat) rasanya memang tidak realistis ya melarang kepala daerah, Gubernur, Bupati, Walikota berkampanye karena mereka adalah resources (sumber) yang luar biasa bagi pasangan calon.

Karena mereka adalah orang-orang yang sangat populer, mereka dipilih melalui proses demokrasi pemilihan, sehingga mereka bisa dipastikan adalah orang-orang yang punya massa sangat terkenal.

Sehingga mereka dijadikan juru kampanye dampaknya luar biasa.

Saya membayangkan kalau kepala daerah itu berkampanye di daerahnya tentu akan menarik di daerah tersebut memilih pasangan yang dikampanyekan," ujar Refly Harun.

Selain itu, aspek hukum memang memperbolehkan para kepala daerah untuk menjadi tim kampanye.

Hanya pemilik jabatan birokrasi yang dilarang untuk berkampanye.

Halaman
123
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved