Home »

Lokal

» Bangka

Senam Masal Hingga Cek Kesehatan, Bupati Bangka Berharap Kampanye Germas Jadi Tradisi

Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka mengelar Kampanye Germas (Gerakan Masyarakat)

Senam Masal Hingga Cek Kesehatan, Bupati Bangka Berharap Kampanye Germas Jadi Tradisi
bangkapos/nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat bersama Kepala Dinas Kesehatan Babel drg Mulyono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka dr Then Suyanti dan para Kepala OPD Pemkab Bangka ketika mengkampanyekan germas dengan melakukam makan buah, Jumat (14/9/2018) di Lapangan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka mengelar Kampanye Germas (Gerakan Masyarakat) dengan melakukan aktivitas fisik berupa senam massal, makan buah dan sayur serta cek kesehatan secara berkala, Jumat (14/9/2018) di lapangan halaman Kantor Bupati Bangka.

Selain itu juga dilakukan pemberian vaksin imunisasi Meales and Rubella (MR) kepada balita dan bazar penjualan sayuran.

Pada Kampanye Germas ini Bupati Bangka H Tarmizi Saat mengajak masyarakat untuk hidup sehat. Dia sendiri sudah pernah merasakan sakit yang cukup lama karena menderita sakit ginjal yang harus menjalani cuci darah hingga kembali sehat setelah menjalani transpalantasi ginjal.

"Kita merasakan perlunya sehat setelah merasakan sakit. Saya sering bicara kesehatan karena saya pernah cukup lama menderita sakit," ungkap Tarmizi.

Ia mengingatkan untuk sakit ginjal jika sudah kronis pilihannya hanya dua cuci darah atau transpalantasi ginjal.

Bupati Bangka H Tarmizi Saat bersama Kepala Dinas Kesehatan Babel drg Mulyono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka dr Then Suyanti dan para Kepala OPD Pemkab Bangka ketika mengkampanyekan germas dengan melakukam makan buah, Jumat (14/9/2018) di Lapangan Halaman Kantor Bupati Bangka.
Bupati Bangka H Tarmizi Saat bersama Kepala Dinas Kesehatan Babel drg Mulyono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka dr Then Suyanti dan para Kepala OPD Pemkab Bangka ketika mengkampanyekan germas dengan melakukam makan buah, Jumat (14/9/2018) di Lapangan Halaman Kantor Bupati Bangka. (bangkapos/nurhayati)

Bahkan disampaikan Tarmizi, ada anak yang usia 20 tahun sudah harus menjalani transpalantasi ginjal karena faktor makanan. Ia sendiri menjalani transpalantasi ginjal pada usia 52 tahun.

"Kita sebagai orang tua mengingatkan kepada anak, cucu kita penting menjaga makanan yang dimakan karena banyak makanan tidak sehat," pesan Tarmizi yang rutin cek kesehatan selama tiga bulan sekali.

Tarmizi juga mengatakan, bahwa faktor kesehatan dipengaruhi faktor tekanan atau kejiwaan.

Dia juga membagikan resep sehat diantaranya dengan berpuasa Senin Kamis, salat duha dan salat tahajud serta mandi sebelum salat subuh. Selain itu makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang.

Untuk ia mengimbau para pegawai di lingkungan Pemkab Bangka yang usianya menjelang 50 tahun agar menerapkan gaya hidup sehat. Apalagi sekarang ini jumlah penderita store dan hipertensi semakin bertambah.

"Dalam rangka gerakan germas ini saya berharap bisa menjadi tradisi ke depan. Dengan pemimpin baru penting dibudayakan ini, termasuk juga di kecamatan kecamatan," harap Tarmizi.

Menurutnya Pemkab Bangka akan mendapatkan penghargaan pemerintah pusat melalui aplikasi Simpanan Cantik yakni Sistem Pelayanan Cepat Akurat dan Tepat Medik yang diluncurkan oleh RSUD Depati Bahrin Sungailiat.

"Kita penghargaan nomor satu kemarin di tingkat nasional nanti tanggal 19 September akan diterima itu merupakan penghargaan terakhir saya selaku bupati," ungkap Tarmizi yang mohon pamit diakhir masa jabatannya kepada masyarakat dimana ia sudah 30 tahun mengabdi di Pemkab Bangka.

Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help