Kehadiran Pedangdut Duo Serigala Ditolak di Binjai, Begini Alasannya

Sebelumnya direncanakan Duo Serigala akan menjadi bintang tamu dalam acara Forum Silaturahmi Anak Bangsa yang digelar di Binjai Utara

Kehadiran Pedangdut Duo Serigala Ditolak di Binjai, Begini Alasannya
TRIBUNNEWS/GILANG SYAWAL AJIPUTRA
Personel Duo Serigala, Pamela Safitri (kanan) dan Ozzi Kiozi saat ditemui di Gedung Trans TV, Jakarta, Jumat (25/5/2018) 

BANGKAPOS.COM -- Gabungan Organisasi Masyarakat (Ormas) berbasis Islam menolak kehadiran penyanyi dangdut Duo Serigala ke Binjai Utara, Sumatera Utara.

Sebagaimana diketahui, Duo Serigala akan menjadi bintang tamu dalam acara Forum Silaturahmi Anak Bangsa yang digelar di Waterpark Ovanny, Jalan Tengku Amir Hamzah, Binjai Utara, pada Sabtu (15/9/2018) besok.

Gabungan Ormas Islam di‎ Kota Binjai itu mengancam akan melakukan sweeping dan membubarkan secara paksa acara tersebut Jika penyelenggara tetap menampilkan Duo Serigala.

Hal ini disampaikan pihak GNPF Ulama, Forum Umat Islam, Majelis Mujahiddin, Lembaga Kajian Islam Al Kahfa, Dewan Mesjid Indonesia Kota Binjai serta perwakilan BKPRI saat melakukan aksi di seputaran Gedung Ovanny, Kantor DPRD Binjai, Jumat (14/9/2108).

Pedangdut Duo Serigala Ditolak Kehadirannya ke Kota Binjai
Duo Serigala ditolak kehadirannya ke Kota Binjai (tribun-medan.com/dedy kurniawan)

Salah seorang perawakilan dari gabungan ormas berbasis keagamaan itu, Ustaz Sani menegaskan, aksi pemberitahuan penolakan ini karena adanya keluhan masyarakat sejak 4 hari lalu menyoal akan tampilnya Duo Serigala dalam acara Forum Silaturahmi Anak Bangsa tersebut.

Terlebih, acara ini diduga ada unsur kampanye dan menaikan popularitas Juliati, seorang anggota dewan dari Fraksi Gerindra yang ingin bertarung kembali pada pemilu 2019 mendatang.

"‎Kami sudah menerima keluhan masyarakat sejak empat hari lalu. Masyarakat bertanya-tanya, apa Binjai bukan kota religius lagi. Apa enggak ada yang bisa dipanggil grup lain. Ini mendadak karena terus kita rapatkan, galang dan satukan, bahwa acara ini enggak betul," ungkap Usatz Sani.

Pesan penolakan Duo Serigala dari gabungan ormas keagamaan ini juga terus diserukan‎ melalui media sosial.

Bahkan, ujar Sani, pihaknya sudah menghubungi semua instansi terkait hingga kepolisian terkait keberatan dari gabungan Ormas Islam.

Sani menyebut, keberatan mereka terkait kedatangan Duo Serigala murni datang dari kalangan Ormas Islam se-Kota Binjai. Tidak ada tendensi politik, tendensi apapun dalam bergerak dan tidak ada bayaran.

"Alasan ormas Islam melanggar norma agama. Kalau ada bayaran, saya sudah kaya dari dulu. Selagi melanggar norma agama, kami menolak. Tadi malam rapat satukan kesepakatan bahwa kami menolak," ujarnya.

"Mohon maaf ibu Hajjah Juliati, kami bukan tidak sayang sama ibu. Dengan tegas dan keras menolak acara itu dilaksanakan di Kota binjai ini," ujarnya seraya menyerukan takbir Allah Akbar.

Halaman
123
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved