Danlanud HAS Hanandjoeddin Gelar Lomba Kicau Mania Meriahkan HUT TNI

Dalam rangka memeriahkan HUT ke-73 TNI, Komandan Lanud H AS Hanandjoeddin menggelar lomba kicau mania se-Belitung

Danlanud HAS Hanandjoeddin Gelar Lomba Kicau Mania Meriahkan HUT TNI
Bangka Pos / Dede Suhendar
‎Danlanud H AS Hanandjoeddin Letkol Pnb Akal Juang berfoto bersama para pemenang lomba kicau mania bertajuk Danlanud Cup I 2018, Minggu (16/9/2018) 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Dalam rangka memeriahkan HUT ke-73 TNI, Komandan Lanud H AS Hanandjoeddin menggelar lomba kicau mania se-Belitung bertajuk Danlanud Cup I 2018 di lapangan Sawung Galing, Dusun Air Serkuk, Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Minggu (16/9/2018).

Acara yang dikemas sebagai Danlanud Cup I 2018 itu diikuti oleh puluhan peserta pehobi burung dari pelosok Belitung.

"Acara ini intinya untuk memperingati HUT ke-73 TNI yang jatuh pada tanggal 5 Oktober 2018 nanti. Selain itu juga untuk mempererat tali silaturahmi bersama komunitas kicau mania yang ada di Belitung," ujar Danlanud H AS Hanandjoeddin Letkol Pnb Akal Juang kepada posbelitung.co.

Menurut Akal, lomba itu dikemas oleh panitia sebagai ajang memperkenalkan alutsista milik TNI kepada masyarakat. Oleh sebab itu, setiap kelas yang dipertandingkan diberi nama-nama pesawat militer seperti Sukhoi, Los Gantangan, Hercules dan Boeing.

‎Total hadiah puluhan juta beserta piagam dan thropy diperebutkan peserta mengandalkan kemerduan kicauan berbagai jenis burung mulai dari Murai Batu, Kacer, Love Bird, Kenari, Cucak Ijo dan Conin.

"Jadi sekalian kami memperkenalkan alutsista TNI kepada masyarakat. Makanya untuk doorprize juga kami siapkan topi dan lainnya yang ada ciri khas TNI," katanya.

Ia berharap melalui kegiatan ini menjadi wadah penyalur hobi bagi komunitas pecinta burung‎ di Belitung dan hiburan bagi masyarakat.

Menurutnya, hobi burung memiliki nilai lebih positif dibandingkan sekedar sibuk bermain game di handphone yang tengah booming di kalangan generasi milenial.

"Kegiatan ini saya pandang positif karena bertujuan memupuk kecintaan masyarakat dalam memelihara burung dan menjaga kelestarian alam hayati di Pulau Belitung," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kapten Kal Ramadhani Yogaswara menambahkan pihaknya mengundang dewan juri dari komunitas lokal.

Meskipun demikian, mereka memang orang-orang yang sudah mumpuni dan terbiasa dipercaya menjadi dewan juri dalam perlombaan kicau burung.

"Jurinya kami undang dari komunitas lokal, tapi mereka kridibel dan sudah berpengalaman sebagai juri," katanya.(*)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help