Gadis 19 Tahun Diculik Saat Menunggu di Halte, Diperkosa hingga 12 Orang Selama Delapan Jam

"Jika seorang personil tentara terlibat dalam kejahatan, kami akan memastikan bahwa orang itu ditangkap dan didakwa untuk pemerkosaan..."

Gadis 19 Tahun Diculik Saat Menunggu di Halte, Diperkosa hingga 12 Orang Selama Delapan Jam
Ilustrasi
Ilustrasi perkosaan 

BANGKAPOS.COM --  Korban ditinggalkan dengan serangkaian luka setelah cobaan beratnya dan hampir tidak bisa berbicara.

Seorang siswa berusia 19 tahun diculik dari halte bus dan kemudian diperkosa hingga 12 orang selama delapan jam dalam kekejaman seksual terbaru yang mengguncang India.

Informasi yang diperoleh, para tersangka mengetahui gadis itu dan keluarganya dan telah mengikutinya, serangan itu tampaknya direncanakan dengan baik.

Identitas salah satu tersangka terungkap, ia diduga seorang prajurit di tentara India, info itu menuai kemarahan lebih lanjut.

"Jika seorang personil tentara terlibat dalam kejahatan, kami akan memastikan bahwa orang itu ditangkap dan didakwa untuk pemerkosaan. Kami tidak melindungi para penjahat," kata Letnan Jenderal Cherish Mathson kepada NDTV.

Gadis itu diculik pada Rabu pagi di Mahendergarh, di negara bagian utara Haryana, setelah dua pelaku melihatnya di halte bus.

Mereka menawarkan air yang dia yakini mengandung obat dan kemudian memasukkannya ke dalam mobil.

Dia mengatakan kepada polisi bahwa dia dibawa ke sebuah rumah sekitar 25 mil (40 km) jauhnya di mana sejumlah pria lain tiba. Geng itu kemudian bergantian memperkosanya, menurut The Times of India.

Dia akhirnya didorong kembali ke halte bus dan dibuang. Salah satu pria menelepon keluarganya dan menyuruh mereka untuk menjemputnya.

Tiga dari penyerang yang diduga telah diidentifikasi sebagai Pankaj, yang berprofesi sebagai tentara, Nishu dan Manish. Belum ada penangkapan tetapi polisi telah merilis foto ketiga orang itu dalam upaya untuk menemukan mereka.

Halaman
12
Penulis: teddymalaka
Editor: asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help