Home »

Lokal

» Bangka

Mahasiswa PBL Stikes Abdi Nusa Diminta Sukseskan Program Bangka Bebas ODF dan Stunting

Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Mahasiswa Stikes Abdi Nusa tahun dapat membantu mendukung dan mensukseskan 43 program strategis Kabupaten Bangka

Mahasiswa PBL Stikes Abdi Nusa Diminta Sukseskan Program Bangka Bebas ODF dan Stunting
(ist/humas dan protokol setda bangka)
Penarikan Mahasiswa PBL Stikes Abdi Nusa Pangkalpinang 2018 di Kabupaten Bangka yang di ruang rapat Bina Praja Kantor Bupati Bangka. 

BANGKAPOS.COM--Asisten Pemerintahan dan Kesra Teddy Sudarsono menilai, pelaksanaan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Mahasiswa Stikes Abdi Nusa tahun dapat membantu mendukung dan mensukseskan 43 program strategis Kabupaten Bangka di bidang kesehatan, diantaranya Bangka bebas ODF dan penanganan Stunting (kekurangan gizi)

"Terimakasih kepada seluruh OPD dan camat Bakam yang telah berpartisipasi aktif dalam membantu dan memberikan rasa nyaman dan aman kepada seluruh mahasiswa peserta PBL," kata Teddy melalui rilis yang dikirimkan Humas dan Protokol Setda Bangka saat Penarikan Mahasiswa PBL Stikes Abdi Nusa Pangkalpinang Tahun 2018 di Kabupaten Bangka yang dimulai 1 Agustus 2018 hingga 9 September 2018, Sabtu (15/9/2018) di ruang rapat Bina Praja Kantor Bupati Bangka

Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka karena telah mendukung dengan menginstruksikan kepala puskesmas dan puskesmas pembantu di masing - masing lokasi untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta KKN.

Disamping itu turut serta mendukung pelaksanaan program kerja mahasiswa PBL disetiap lokasi. Termasuk Bappeda Kabupaten Bangka yang telah mempersiapkan dan memonitor pelaksanaan PBL.

 "Seluruh mahasiswa yang sudah mengikuti PBL semoga kegiatan ini dapat menjadi pengalaman yang berharga," kata Teddy.

Ia juga minta kepada pihak Stikes mengajukan proposal kepada Pemkab Bangka seperti juga perguruan tinggi lainnya untuk mendapatkan bantuan dana dalam pelaksanaan KKN maupun PBL.

Ketua Stikes Abdi Nusa Pangkalpinang Harmendo menjelaskan, selama berlangsungnya PBL para mahasiswa menetap di desa yang sudah ditunjuk lokasi kegiatan.

"Selama satu bulan lebih melaksanakan PBL, mahasiswa berada di desa sehingga telah terjalin interaksi yang positif antara mahasiswa dan masyarakat desa," ungkap Harmendo.

Menurutnya, beberapa desa menginginkan kegiatan PBL dapat berlanjut karena sangat dirasakan manfaatnya, khususnya dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menjalankan hidup sehat. 

Hal serupa juga terjadi di kabupaten lainnya seperti Bangka Tengah, Bangka Barat dan Bangka Selatan saat mahasiswa Stikes Abdi Nusa melaksanakan PBL.

Sedangkan lokus dan tema PBL mahasiswa Stikes Abdi Nusa tahun 2018 di lima desa dalam wilayah kecamatan Bakam terdiri dari, desa Tiang Tara, Neknang, Mabat, Bukit Layang dan desa Dalil adalah, pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan prilaku hidup bersih dan sehat.
PBL diikuti mahasiswa program S1 ilmu kesehatan masyarakat berjumlah 41 orang. mahasiswa yang melaksanakan PBL dalam katagori meliputi, kelas reguler pagi berjumlah 34 orang mahasiswa dan kelas reguler sore dengan jumlah tujuh mahasiswa.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help