Leisure

Yuk, Pelesir ke Air Terjun Rembang Bulay, Destinasi Wisata Lokal di Bukitlayang

Air terjun ini dinamakan Air Terjun Rembang Bulay. Aliran sungai kecil membelah hutan belantara hingga mengalir

Yuk, Pelesir ke Air Terjun Rembang Bulay, Destinasi Wisata Lokal di Bukitlayang
Ist
Kadus II, Ruslan, Kadus III Lista serta mahasiswa-mahasiswi KKN IPB mandi di lokasi Air Terjun Rembang Bulay. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Tak hanya pantai lokasi wisata yang bisa dikunjungi, namun ada beberapa lokasi lain, tempat pelepas lelah.

Seperti halnya sebuah air terjun yang terbentang di Dusun II Desa Bukitlayang Kecamatan Bakam.

Air terjun ini dinamakan Air Terjun Rembang Bulay. Aliran sungai kecil membelah hutan belantara hingga mengalir ke lembah, memercikan air di antara bebatuan.

Air terjun ini tak terlalu tinggi, namun cukup menarik untuk dinikmati.

Tak hanya sebagai tempat mandi dan bermain bagi warga dusun, namun lokasi tersebut ternyata mulai sering dikunjungi oleh warga dari berbagai tempat.

Baru-baru ini, sejumlah mahasiswa-mahasiswi IPB, mendatangi lokasi tersebut didampingi aparat dusun dan desa setempat.

Mereka tampak kagum, karena pemandangan air terjun yang terlihat begitu alami.

"Air terjun ini berada di Dusun II Desa Bukitlayang. Nama air terjun ini  adalah  Air Terjun Rembang Bulay. Kata Bulay singkatan Bukitlayang," kata Kepala Desa (Kades) Bukitlayang, Andry kepada Bangka Pos, Sabtu (15/9/2018).

Air terjun itu sudah ada sejak lama, namun baru dikenal banyak orang sejak satu tahun silam.

Aliran jernih membentang dari hulu ke hilir, awalnya hanya sekedar dijadikan objek bermain bagi warga lokal.

"Mulai dikenal sejak Tahun 2017 akhir. Air terjun mengalir dari atas bukit sampai ke Airibul. Potensinya cocok untuk adventure dan foto selvi," kata Andry mengakui sudah mulai banyak orang datang ke air terjun tersebut, walau posisi aliran airnya tak terlalu terjal.

Yang jelas, jika potensi yang ada ditata lebih baik, maka akan menjadi  destinasi wisata di kemudian hari.

Tentunya pemerintah harus membantu menata tempat ini demi memanjakan pengunjung yang datang.

"Harapan kami, agar dinas terkait dapat membantu dalam pendampingan dan pendanaan sehingga air terjun tersebut bisa menjadi sumber pariwisata alam baru yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar," kata Andry.(*) 

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help