Bupati Bangka Berharap Germas Jadi Tradisi di Kabupaten Bangka

Dinkes Bangka menggelar KAMPANYE GERMAS dengan melakukan aktivitas fisik berupa senam massal, makan buah dan sayur serta cek kesehatan

Bupati Bangka Berharap Germas Jadi Tradisi di Kabupaten Bangka
Bangka Pos
Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka menggelar KAMPANYE GERMAS (Gera¬≠kan Masyarakat Hidup Sehat) dengan melakukan aktivitas fisik berupa senam massal, makan buah dan sayur serta cek kesehatan secara berkala di Lapa¬≠ngan halaman Kantor Bupati Bangka, Jumat (14/9). 

BANGKAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka menggelar KAMPANYE GERMAS (Gera­kan Masyarakat Hidup Sehat) dengan melakukan aktivitas fisik berupa senam massal, makan buah dan sayur serta cek kesehatan secara berkala di Lapa­ngan halaman Kantor Bupati Bangka, Jumat (14/9).

Selain itu juga dilakukan pemberian Vaksin Imunisasi Measles and Rubella (MR) kepada balita dan bazar penjualan sayuran, pemeriksaan IVA serta adanya kegiatan KONSELING GIZI secara gratis bagi masyarakat yang mau konsultasi masalah gizi.

Pada Kampanye Germas ini Bupati Bangka H Tarmizi Saat mengajak masyarakat untuk hidup sehat.

Dia sendiri sudah pernah merasakan sakit yang cukup lama karena menderita sakit ginjal yang harus menjalani cuci darah hingga kembali sehat setelah menjalani transplantasi ginjal.

“Kita merasakan perlunya sehat setelah merasakan sakit. Saya sering bicara kesehatan karena saya pernah cukup lama menderita sakit,” ungkap Tarmizi.

Ia mengingatkan untuk sakit ginjal jika sudah kronis pilihannya hanya dua yakni cuci darah atau transplantasi ginjal.

Bahkan disampaikan Tarmizi, ada anak yang usia 20 tahun sudah harus menjalani transplantasi ginjal karena faktor makanan. Ia sendiri menjalani transplantasi ginjal pada usia 52 tahun.

“Kita sebagai orangtua mengingatkan kepada anak, cucu kita penting menjaga makanan yang dimakan karena banyak makanan tidak sehat,” pesan Tarmizi yang rutin cek kesehatan selama tiga bulan sekali.

Tarmizi juga mengatakan, bahwa faktor kesehatan dipengaruhi faktor tekanan atau kejiwaan.

Dia juga membagikan resep sehat di antaranya dengan berpuasa Senin Kamis, Shalat Dhuha dan Shalat Tahajud serta mandi sebelum Shalat Subuh. Selain itu makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang.

Untuk ia mengimbau para pegawai di lingku­ngan Pemkab Bangka yang usia­nya menjelang 50 tahun agar menerapkan gaya hi­dup sehat. Apalagi sekarang ini jumlah penderita stroke dan hipertensi semakin bertambah.

“Dalam Germas ini saya berharap bisa menjadi tradisi kedepan. Dengan pemimpin baru penting dibudayakan ini, termasuk juga di kecamatan-kecamatan,” harap Tarmizi.

Menurutnya Pemkab Bangka akan mendapatkan penghargaan peme­rintah pusat melalui Aplikasi Simpanan Cantik yakni Sistem Pelayanan Cepat Akurat dan Tepat Medik yang diluncurkan oleh RSUD Depati Bahrin Sungailiat.

“Kita kemarin mendapatkan penghargaan nomor satu di tingkat nasional, nanti tanggal 19 September akan diterima itu merupakan penghargaan terakhir saya selaku bupati,” ungkap Tarmizi yang mohon pamit diakhir masa jabatannya kepada masyarakat dimana ia sudah 30 tahun mengabdi di Pemkab Bangka.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Babel drg Mulyono Susanto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka dr Then Suyanti, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupa­ten Bangka, para Kepala OPD Pemkab Bangka, Pe­ngurus PKK Kabupaten Bangka dan masyarakat di sekitar Kabupaten Bangka serta banyak juga masyarakat dari Belinyu dan Petaling. (adv/chy/may)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved