Kabupaten Bangka Tengah Nomer Dua Terendah Pelaksanaan Imunisasi MR di Tingkat Provinsi

"Babel enam kasus campak, sementara Indonesia nomer enam di dunia kasus campak,"jelas Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Babel, Mulyono

Kabupaten Bangka Tengah Nomer Dua Terendah Pelaksanaan Imunisasi MR di Tingkat Provinsi
bangkapos/riki
Dinas Kesehatan Bangka Tengah melaksanakan sosialisasi vaksin imunisasi Meales and Rubella (MR) di pondopo rumdin Bupati Bangka Tengah, pada Senin (17/9/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM  -- Dinas Kesehatan Bangka Tengah melaksanakan sosialisasi vaksin imunisasi Meales and Rubella (MR) di pondopo rumdin Bupati Bangka Tengah, pada Senin (17/9/2018).

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Bangka Tengah, Kartina mengatakan saat ini masih rendah pencapaian imunisasi MR di Kabupaten Bangka Tengah sehingga diperlukan kerja ekstra semua pihak dalam membantunya.

"Tindakan yang kita lakukan terkait imunisasi belum tercapainya hasil di lapangan, Bangka Tengah nomer dua terendah dari Kabupaten lain, sementara September harus sudah selesai, mari kita sama sama, mencapai paling tidak 90 persen,"jelas Kartika mewakili Bupati Bateng Ibnu Saleh, Senin (17/9/2018)

Ia mengatakan semua pihak harus bergerak membantu, dari Kades hingga Camat dan kepala sekolah.

"Mari bersama sama bahu membahu mensukseskan demi kesehatan generasi penerus, kita bergerak tidak perlu banyak bicara langsung action, kita libatkan semua terutama Puskesmas, camat harus di libatkan,"lanjutnya

Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Babel, Mulyono Susanto menyampaikan mengenai kasus campak di Indonesia, untuk menekan kasus campak dengan melaksanakan imunisasi ini.

"Babel enam kasus campak, sementara Indonesia nomer enam di dunia kasus campak, kita harus turunkan imunisasi dahulu, kita harus menurunkan campak ini,"jelas Mulyono

Ia mengatakan para Imunisasi MR baru mencapai 31 persen, sementara Provinsi diseluruh Indonesia baru Bali dan Papua Barat telah mencapai 70 persen, sementara yang lain hambatan mirip dengan Provinsi Babel.

"Bangka Tengah nomer dua terendah, setelah Bangka Selatan, prediksinya kita tidak akan tercapai melihat kondisi sekarang, namun harapan kami bila tidak tercapai 90 persen, bila kekebalan dalam kelompok maka bisa terjadi KLB, alangkah sia sianya, harapkan target ini bisa tercapai, untuk masyarakat mengikuti imunisasi ini,"lanjutnya.

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved