Kasat Binmas Polres Beltim: Jangan Latah Pakai Istilah Begal

Kasat Binmas Polres Beltim IPTU Hamdan seijin Kapolres Beltim usai Apel tiga pilar menyampaikan viral isu begal di Beltim.

Kasat Binmas Polres Beltim: Jangan Latah Pakai Istilah Begal
istimewa
Suasana Apel tiga pilar yang dilaksanakan lapangan upacara Mako Polres Beltim, Senin (17/9/2018) 

Laporan Wartawan Pos Belitung Suharli

BANGKAPOS.COM  - Kasat Binmas Polres Beltim IPTU Hamdan seijin Kapolres Beltim usai Apel tiga pilar menyampaikan viral isu begal di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) tidak benar.

Apel tiga pilar yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa dan para Kepala Desa menyikapi informasi yang belum jelas kebenarannya yang beredar di media sosial.

Hamdan mengatakan maraknya informasi yang belum jelas kebenarannya,dan banyak diposting di media sosial, awalnya Hamdan melihat ada yang membagikan imbauan guna meningkatkan kewaspadaan, namun belakangannya isu ini kian berkembang. 

Menurut Hamdan mungkin di Tanjungpandan Kabupaten Belitung, ada kejadian beberapa pencuri yang ditangkap oleh siskamling namun itu bukan begal.

"Supaya bisa menyikapi informasi yang berkembang di masyarakat tentang berita hoax, terutama berita begal, yang sebetulnya ada kejadian pencurian biasa, dan ditangkap oleh polisi" ujar IPTU Hamdan kepada Pos Belitung, Senin (17/9/2018).

Polres mengajak masyarakat melalui dari Kades, Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pemeliharaan Kamtibmas. Hamdan menegaskan tugas Kamtibmas bukan hanya di kepolisian saja namun semua masyarakat juga,

"Jadi tidak semua tugas polisi saja, kami hanya berjumlah beberapa ratus saja di Beltim, tanpa bantuan dari masyarakat kami tidak ada apa-apanya, momen ini lah perlu sinergitas," katanya.

Hamdan mengaku belum mengetahui asal istilah begal, namun menurutnya begal indentik dengan jagal (tukang potong, tukang sembelih)

"Ini analis saya, karena di Kepolisian tidak ada istilah begal yang ada pencurian kekerasan, pencurian biasa dan sebagainya, jadi itu istilah di masyarakat yang begal itu. Masyarakat jangan latah menggunakannya istilah begal, padahal tidak tahu definisi begal itu sendiri, di Kepolisian sendiri tidak ada istilah begal," jelas Hamdan.

Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved