296 Hari Operasi Mantap Brata Polda Babel Kerahkan 2105 Personil Pengamanan

Operasi Mantap Brata Menumbing 2019 yang digelar Polda Bangka belitung, untuk pengamanan pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg)

296 Hari Operasi Mantap Brata Polda Babel Kerahkan 2105 Personil Pengamanan
Bangka Pos / Ira kurniati
Rakor lintas sektoral pengamanan pemilu 2019 diikuti unsur Forkopimda Babel dan instansi terkait, bertempat di Bank Indonesia Povinsi Babel, Selasa (18/9/2018) 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Operasi Mantap Brata Menumbing 2019 yang digelar Polda Bangka belitung, untuk pengamanan pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg), dilaksanakan selama 296 hari untuk pelaksanaan pemilu.

Dengan jumlah personil yang diturunkan sebanyak 2105 anggota. Terhitung mulai tanggal 21 september mendatang.

Karo Ops Polda Bangka belitung, Kombes Pol Sihar Manurung mengatakan, tujuan digelarnya operasi ini yakni untuk menjamin rasa aman penyelenggara maupun peserta pemilu.

Kemudian agar masyarakat dapat menggunakan hak pilih tanpa rasa takut. Juga mengantisipasi ancaman dalam bentuk apapun.

"Polda telah menciptakan beberapa satgas untuk persiapan pemilu, agar menciptakan situasi keamanan pemilu yang kondusif." ujar Kombes Pol Sihar Manurung, dalam rakor lintas sektoral pengamanan pemilu, di ruang tanjung kelayang Bank Indonesia Babel, Selasa (18/9/2018).

Ia juga menyebutkan, perkiraan ancaman pemilu yang perlu diantisipasi yakni protes dan unjuk rasa yang berujung pada tindakan anarki.

Bentrok massal, sabotase, teror dan intimidasi. Kemudian black campaign dan money politik, juga bentuk ancaman konvensional lainnya, berupa pembakaran, pembunuhan pencurian dan pemalsuan.

Operasi Mantap Brata Menumbing 2019, mengedepankan giat preemtif dan preventif dalam pelaksanaan pemilu ini. Dengan target operasi, penyelenggara pemilu, tempat gudang, benda logistik pemilu dan giat-giat pengiriman logistik.(*)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help