Tangan Diikiat Mulutnya Disumpal Namun Lau Berhasil Kabur, Pacarnya Bunuh Diri Setelah Ketahuan

Wanita Texas itu memecah keheningannya dalam sebuah wawancara dengan majalah berita TV Amerika Inside Edition, yang mengungkapkan bahwa ...

Tangan Diikiat Mulutnya Disumpal Namun Lau Berhasil Kabur, Pacarnya Bunuh Diri Setelah Ketahuan
(Image: Montgomery County Sheriff's Office)/mirror.co.uk
Melarikan Diri Setelah Diperkosa 

BANGKAPOS.COM -- Seorang wanita misterius terlihat terbelenggu dan setengah telanjang saat dia panik membunyikan bel pintu di tengah malam dan mengatakan dia melarikan diri dari pacarnya yang mengikat dan memperkosanya.

Wanita itu, yang hanya berinisial Lau (32), mengatakan dia tersadar dan mendapati Dennis Collins, berada di atas tempat tidurnya. Dennis menyumpal kain ke mulutnya.

Khawatir terhadap kondisi itu, wanita 32 tahun itu berhasil melarikan diri saat pacarnya sedang  pergi ke dapur untuk minum.

Lau - bertelanjang kaki dan hanya mengenakan T-shirt - berlari keluar pintu depan ke lingkungan yang gelap dan membunyikan bel pintu, kejadian itu terekam CCTV.

Collins, 49, menembak dan bunuh diri beberapa hari kemudian - meninggalkan catatan bunuh diri untuk Lau - setelah rekaman itu menjadi viral dan polisi berusaha mengidentifikasi wanita misterius itu dan mencari tahu apakah dia masih hidup.

Wanita Texas itu memecah keheningannya dalam sebuah wawancara dengan majalah berita TV Amerika Inside Edition, yang mengungkapkan bahwa dia telah berkencan dengan Collins hanya selama empat bulan.

Mereka tinggal bersama di Montgomery, dekat Houston, ketika dia menyerangnya di tengah malam.

La berkata: “Aku bangun dan dia berlutut di dadaku dan menjejalkan beberapa jenis kain di mulutku, meraba-raba seluruh kepalaku.

"Tidak ada apa pun di balik matanya, itu membuatku takut dan aku tidak merasa seperti orang yang kukenal."

Lau mengatakan Collins mengikat tangan dan kakinya bersama-sama dengan pengekangan dan kemudian memperkosanya.

Halaman
123
Penulis: teddymalaka
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help