Dinas Kesehatan Bateng Pastikan Bayi Sika Aurora Diobati Hingga Sembuh

Sika Aurora bayi berumur dua bulan yang menderita gizi buruk dan anemia asal Desa Simpang Perlang, Kecamatan Koba

Dinas Kesehatan Bateng Pastikan Bayi Sika Aurora Diobati Hingga Sembuh
Bangka Pos / Riki Pratama
Sika Aurora bayi yang baru berumur dua bulan ini harus terbaring lemas di pembaringan ruang Strawberi RSUD Bangka Tengah, pada Rabu (19/8/2018) siang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM--Sika Aurora bayi berumur dua bulan yang menderita gizi buruk dan anemia asal Desa Simpang Perlang, Kecamatan Koba, akan dijamin pengobatanya oleh pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah.

Dimana saat ini Sika sedang dalam pengawasan, dokter spesialis anak di ruang Strawbbery RSUD Bangka Tengah, pada Rabu (19/8/2018) siang.

Bayi Sika Aurora ini telah ditinggal oleh kedua orang tuanya yang tak mampu menghidupkanya beberapa waktu lalu, orang tua bayi menitipkan bayinya ke Atik (38) warga Simpang Perlang, Kecamatan Koba, yang merupakan bibik si bayi.

Karena melihat kondisi yang semakin melemah akhirnya Atik membawa bayi itu ke RSUD Bateng, pada Senin (19/8/2018) siang, untuk mendapatkan perawatan.

Kepala Dinas Kesehatan Bahrun memastikan bahwa semua pengobatan bayi yang mengalami gizi buruk akan dijamin pengobatanya, pihak Dinas Kesehatan menyiapkan anggaran untuk menangani kasus gizi buruk untuk 10 orang setiap tahunya.

"Memang kita mencari yang menderita gizi buruk seperti ini, kita sudah anggaranya akan di obati sampai sembuh, ini kasusnya baru satu tahun ini, pastinya akan kita tangani, karena ada anggaran setiap tahunya untuk 10 orang,"jelas Bahrun kepada wartawan, Rabu (19/9/2018)

Ia menjelaskan penyebab gizi buruk ini terjadi karena pola asuh yang kurang baik dilakukan orang tua bayi.

"Ini karena kurangnya perhatian kedua orang tua, atau pola asuh yang tidak benar, sehingga ia mengalami gizi buruk. Kita ada dana belanja operasional Kesehatan disemua Puskesmas peruntukan untuk pencegahan dan mempromosiakan agar kasus ini tidak terjadi di masyarakat,"lanjutnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved