Guru Ngaji Tebang Pohon Pisang, Kaget Didatangi Warga dan Polisi

Ah (60) kaget saat sejumlah warga dan aparat kepolisian datang ke kebunnnya. Dia dilaporkan karena masalah ini

Guru Ngaji Tebang Pohon Pisang, Kaget Didatangi Warga dan Polisi
Bangka Pos / Hendra
Ag diamankan di Polres Bangka Selatan, Rabu (19/9/2018). Dia diduga melakukan pelecehan ke murid-murid mengajinya 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM -- Guru ngaji di Dusun 03, Desa Bangka Kota, Kabupaten Bangka Selatan, Ah (60) kaget saat sejumlah warga dan aparat kepolisian datang ke kebunnnya, Selasa (18/9/2018) sore.

SF, istri Ah ditemui bangkapos.com, Rabu (19/9/2018) mengatakan saat itu suaminya sedang menebang pohon pisang di kebun.

“Saya juga kaget, tiba-tiba banyak warga datang dan ada juga polisinya,” kata Sf kepada bangkapos.com.

Ah dibawa oleh warga dan aparat kepolisian ke Polsek Simpang Rimba. Dia dilaporkan karena diduga telah melecehkan dan mencabuli belasan murid mengajinya.

Namun Sf membantah bila suaminya sudah melecehkan atau mencabuli muridnya. Suaminya kata Sf hanya mengingatkan agar murid-muridnya belajar mengaji dengan baik dan tidak boleh nakal saat mengaji.

“Iya memang ada dipangku, itu juga dekat dengan saya. Tidak adalah dibegituin sama suami saya. Cuma mengingatkan kalau ngaji itu harus benar-benar, jangan nakal, atau main-main,” kata SF.

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help