Jaksa Panggil Kades se-Bangka Himpun Data Dugaan Tipikor Lampu PLTS

Seluruh Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Bangka bakal dipanggil jaksa. Pemanggilan dilakukan terkait proses penyelidikan

Jaksa Panggil Kades se-Bangka Himpun Data Dugaan Tipikor Lampu PLTS
bangkapos/ferylaskari
Kasi Pidsus Kejari Bangka, Aditia Sulaeman

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS COM -- Seluruh Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Bangka bakal dipanggil jaksa. Pemanggilan dilakukan terkait proses penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pengadaan lampu pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di 124 titik kabupaten ini.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka, Rilke Jefri Huwae didampingi Kasi Intel (PPID) Andre, diwakili Kasi Pidsus Aditia Sualeman ditemui Bangka Pos Groups, Rabu (19/9/2018), mengakuinya. Namun hingga saat ini, baru sebagian besar Kades yang datang memenuhi panggilan itu.

"Intinya semua desa (Kades) akan dipanggil, tinggal (Kades) di Kecamatan Belinyu, Kades Sempan Kecamatan Pemali dan Kades Rebo Kecamatan Sungailiat yang belum dipanggil," kata Kasi Pidsus, Aditia Sulaeman menjawab pertanyaan konfirmasi sejumlah wartawan, Rabu Petang (19/9/2018).

Pemanggilan ini katanya, sebatas pengumpulan data dan keterangan. Program pengadaan lampu tenaga surya tersebut disinyalir terjadi penyimpangan. Namun secara pasti, pelanggaran yang dimaksud baru sebatas dugaan.

"Itu terkait indikasi PLTS, soal pengadaan PLTS," katanya.

Berapa besar dugaan kerugian negara pada kasus yang sedang ditangani, Aditia tak menyebutkan. Ia hanya menyatakan, beberapa Kades yang dimintai keterangan, telah memberikan data yang diperlukan jaksa.

"Ini masih dalam tahap pencarian data. Ada 124 titik lampu PLTS yang dipasang di Kabupaten Bangka, yang diduga ada penyelewengan," katanya.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help