Stok Aman, Harga Daging Ayam dan Telur Turun

Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka, Thony Marza, menilai turunnya harga daging ayam dan telur dipasaran

Stok Aman, Harga Daging Ayam dan Telur Turun
bangkapos/nurhayati
Thony Marza 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM --  Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka, Thony Marza, menilai turunnya harga daging ayam dan telur dipasaran karena stok atau pasokan ayam aman dan banyak di tingkat peternak dan agen. Selain itu juga tidak pada momen hari besar keagamaan.

"Ayam dan telur bukan produk impor sehingga belum ada pengaruh harga daging ayam dan telur turun terhadap Dolar naik. Saat ini dipasar harga daging ayam berkisar antara Rp 22.000 hingga Rp 23.000 perkilogram (bulat) dan Rp 25.000 perkilogram (bersih). Sedangkan telur Rp 1.500 perbutir," jelas Thony kepada bangkapos.com, Rabu (19/9/2018).

Sedangkan untuk di pasaran harga kedelai masih stabil berkisar antara Rp 8.000 hingga Rp 9.000 per kilogram.

Diakuinya, pelemahan Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) rentan mempengaruhi harga kedelai karena sebagian komoditas tersebut masih diperoleh dari impor.

"Pemerintah melalui kementerian perdagangan terus melakukan pendekatan kepada importir dan distributor kedelai untuk tidak menaikkan harga," kata Thony.

Disampaikannya, kalau harga kedelai naik berpengaruh kepada industri tahu dan tempe. Untuk itu perajin tahu dan tempe kemungkinan mengurangi volume produksi mereka.

"Kalau untuk harga tahu dan tempe di pasar masih stabil," ungkap Thony.

Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help