BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Melalui Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan

BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Kepatuhan Melalui Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan

BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Melalui Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan
Istimewa
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Pangkalpinang menggelar kegiatan yang bertajuk Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018, Rabu (19/9). 

BANGKAPOS.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Pangkalpinang menggelar kegiatan yang bertajuk Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018, Rabu (19/9).

Forum yang dihadiri oleh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Babel yang diwakili oleh Amir Syarifudin selaku Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Babel, seluruh Kejaksaan Negeri se-Provinsi Kepulauan Babel, Dinas Tenaga Kerja serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu di Kabupaten/Kota se-Babel.

Deputi Direksi BPJS Ke­sehatan Wilayah Sumsel, Kep. Babel dan Bengkulu, Erna Wijaya Kesuma menyampaikan tujuan dilaksanakannya forum ini agar tercapainya komunikasi yang baik antara BPJS Kesehatan dengan para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pengawasan, pemeriksaan dan penegakan hukum terkait pelaksanaan Program JKN-KIS di Provinsi Kepulauan Babel.

“Dilaksanakannya forum ini semoga bisa ditingkatkan lagi kepesertaan JKN-KIS di Bangka Belitung. Saya memohon dukungan dari semua pihak atas program nasional ini. Kita berharap dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat, khususnya bagi masyarakat,” kata Erna dalam sambutannya.

Sekitar 78 persen masyarakat di Bangka Belitung yang sudah terdaftar JKN-KIS. Jumlah ini disebutkan Erna terdiri atas peserta mendaftar mandiri maupun badan usaha telah mendaftarkan pekerjanya dalam JKN-KIS.

Menurutnya, kepesertaan JKN-KIS ini dapat dicakup untuk seluruh lapisan masyarakat. Kedepan ia berharap masyarakat dapat memperoleh JKN-KIS secara keseluruhan.

Erna menuturkan, khususnya kepada badan usaha yang telah mendaftarkan pekerja dalam JKN-KIS, sehingga para pekerja tersebut dapat menjalankan tugasnya secara produktif tanpa khawatir mengenai penjaminan kesehatannya apabila mengalami suatu insiden.

“Ibaratnya sedia payung sebelum hujan. Sebelum sakit, kita sudah siap dengan jaminan sehingga lebih tenang saat beraktivitas, baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Juga keluarga yang menjadi tanggungan kita,” ungkap Erna.

Ia berharap integrasi lintas sektoral ini bisa lebih erat, sehingga memperbesar angka kepesertaan jaminan masyarakat, terutama bagi badan usaha. Sehingga punya kesadaran sendiri bagi badan usaha yang belum patuh, agar segera mendaftarkan pekerjanya.

Sementara itu, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Provinsi Babel Amir Syarifudin menuturkan kegiatan BPJS Kesehatan merupakan program yang dicanangkan secara nasional, untuk memberikan manfaat kepada masyarakat dari segi kesehatan.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved