Premi Asuransi Nelayan Rp 175.000 Bisa Dapat Klaim hingga Rp 200 Juta

Untuk besaran premi per orang Rp 175.000 per tahun, sedangkan besaran bayaran klaimnya maksimal Rp 200 juta

Premi Asuransi Nelayan Rp 175.000 Bisa Dapat Klaim hingga Rp 200 Juta
Bangka Pos / Edwardi
Para peserta kegiatan Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Nelayan Kota Pangkalpinang di aula Kantor Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Kamis (20/09/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pimpinan PT Jasindo Babel, Sopian mengatakan asuransi nelayan ini ada dua jenis, yakni asuransi nelayan yang preminya disubsidi pemerintah atau Kementrian Kelautan Perikanan (KKP) RI dan asuransi nelayan mandiri yang preminya dibayar nelayan sendiri.

"Untuk peserta asuransi nelayan subsidi bagi nelayan yang sudah mendapatkan bantuan subsidi tahun lalu maka tahun ini tidak bisa mendapatkan lagi, jadi ini untuk nelayan yang belum pernah ikut asuransi," kata Sopian usai kegiatan Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Nelayan Kota Pangkalpinang di aula Kantor Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Kamis (20/09/2018)..

Dilanjutkannya, namun nelayan yang sudah mendapatkan bantuan subsidi asuransi nelayan ini bisa melanjutkan lagi asuransinya dengan cara membayar sendiri secara sukarela.

" Untuk besaran premi per orang Rp 175.000 per tahun, sedangkan besaran bayaran klaimnya maksimal Rp 200 juta," kata Sopian.

Dijelaskannya nelayan yang bisa mendapatkan klaim asuransi bila mengalami kecelakaan, baik di laut maupun di darat.

"Kalau nasabah meninggal karena kecelakaan di laut bisa mendapatkan klaim Rp 200 juta sedangkan bila di darat Rp 160 juta, sedangkan klaim untuk biaya pengobatan maksimal Rp 20 juta baik di laut maupun di darat," jelasnya.

Ditambahkannya, bila nelayan itu meninggalnya bukan karena kecelakaan, misal karena sakit juga dibayarkan klaim asuransinya tapi berdasarkan umur.

"Kalau yang meninggal umurnya masih muda maka mendapatkan bayaran klaim lebih tinggi, ada tiga kategori umur," tukasnya.(*)

Penulis: edwardi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved